Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Tingkatkan Partisipasi Tenaga Medis Puskesmas

650 views

TEMBILAHAN – Mengingat begitu besarnya angka kematian ibu malahirkan, Kepala Dinas Kesahatan (Dinkes) Zainal Arifin berkomitmen untuk terapkan program penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Kita sudah membuat suatu komitmen jangan sampai ada lagi kasus kematian ibu melahirkan dengan memberikan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu hamil, " sebut Zainal Arifin di Tembilahan.

Selain itu sebut Zainal Arifin, pihaknya juga harus mensosialisasikan bahwa biaya berobat dan melahirkan sudah ditanggung pemerintah melalui Biaya Operasional Kesehatan ( BOK).

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memang masih angka tertinggi kematian ibu melahirkan se Propinsi Riau.

"Awal tahun 2016 saja sudah 16 bayi meninggal dunia dan ibu melahirkan 4 orang. Tahun lalu ada 23 kematian ibu dan 60 kematian bayi," sebut Zainal Arifin.

Adapun penyebab kematian ibu melahirkan jelas Zainal Arifin diduga karena ditangani secara tidak profesional.

"Memang untuk penanganan ibu melahirkan untuk di kampung-kampung lebih besar ditangani oleh tenaga dukun kampung tanpa adanya dampingan dari tenaga kesehatan, kemungkinan ini yang menyebabkan angka kematian ibu dan bayi besar," sebutnya. (Adv/humas/zul).

Bagikan ke:

Posting Terkait