Irman Gusman Ditangkap KPK di Rumah Dinasnya Saat Pengusaha Bertamu

843 views
JAKARTA – Anggota DPD asal Sulawesi Barat Asri Anas membenarkan, anggota DPD yang dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/9/2016) malam berinisial IG (Irman Gusman). Ketua DPD itu ditangkap di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

"Benar IG ditangkap di kediaman, rumah dinas semalam, kepastian tersebut diketahui pukul 07.00 WIB pagi tadi dari orang KPK. Sebelumnya saya hubungi istri dan orang dekat IG, tapi HP-nya pada mati semua," kata Asri saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2016).

Asri Anas hanya menyebut inisial. Ia tak menyebutkan kepanjangan nama anggota DPD yang diduga ditangkap KPK.

Asri berujar, selain IG, ada juga seorang pengusaha dan perempuan yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

"Selain IG, ada pengusaha dua orang dan seorang perempuan, dan ajudan IG," ujar dia.

Asri mengungkapkan, dari informasi yang ia terima, IG didatangi oleh pengusaha yang sengaja bertamu ingin meminta bantuan terhadap IG. Namun, kata dia, IG menolak permintaan pengusaha tersebut.

"Mereka datang semalam meminta bantuan ke IG sembari membawa bungkusan, tapi IG menolak. Begitu tamu mau meninggalkan rumah IG, masuk penyidik KPK," tandas Asri.

Ketua BK DPD AM Fatwa Terkejut

Ketua Badan Kehormatan DPD AM Fatwa mengatakan, dirinya kaget ada anggota DPD yang ditangkap tangan oleh KPK. Jika benar, ini merupakan kejadian yang pertama kali.

"Kalau memang betul kejadian ini yang pertama, kita kaget sekali," kata AM Fatwa, seperti dilansir detikcom, Sabtu (17/9/2016).

Saat ditanya siapa anggota DPD yang ditangkap KPK, AM Fatwa mengaku tidak tahu. Pengakuannya, di grup WhatsApp para anggota DPD lainnya juga mengaku hal sama.

"Belum ada seorang pun di antara kami yang tahu, tapi sudah beredar di grup WA, mungkin bekas anggota atau bagaimana. Tapi kalau betul masih aktif, tentu Badan Kehormatan DPD akan segera mengambil langkah-langkah," ujarnya.

Fatwa menambahkan, saat ini dirinya masih mencari tahu kebenaran berita ini. Jika benar adanya, pihaknya akan mengadakan rapat pleno untuk menentukan sanksi kepada yang bersangkutan.

"Kalau memang betul, itu mencederai kehormatan parlemen. Itu jelas kami akan segera mengambil langkah-langkah dengan mengadakan rapat preno," ucapnya.

Belum Terkonfirmasi

Ketua KPK Agus Raharjo sendiri telah membenarkan penyidiknya menangkap seorang anggota DPD. Namun, Agus belum mau menyebutkan identitas anggota DPD yang ditangkap.

"Ya saya dapat informasi itu. Saya konfirmasi ke KPK tapi belum mendapat kabar," kata Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad, Sabtu (17/9/2016).

Farouk juga meminta Sekjen DPD untuk mengecek keberadaan anggotanya. Dia masih menunggu kabar.

"Saya masih cek juga. Lagi dicek semuanya," ucapnya.

Informasi yang diterima dari sumber di KPK, Sabtu (16/9/2016), OTT dilakukan malam tadi di sebuah tempat di Jakarta. Seorang anggota DPD tertangkap tangan sedang menerima suap dari seorang pengusaha.

Anggota DPD itu langsung digelandang ke kantor KPK. Saat ini, anggota DPD itu masih menjalani pemeriksaan intensif. Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK soal penangkapan ini. Pihak KPK juga belum mau menyebutkan identitas anggota DPD yang ditangkap.

Ketua DPD Irman Gusman sudah dihubungi wartawan belum merespons.**

Bagikan ke:

irman gusman ott kpk

Posting Terkait