Tak Diajak Bicara PPP, Ogah Ikut Usung Sandiaga-Mardani

538 views

Jakarta – PKS menyodorkan kadernya, Mardani Ali Sera sebagai pendamping bakal cagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Deklarasi PKS yang tidak dibicarakan dengan anggota Koalisi Kekeluargaan ini menimbulkan penolakan. 

“Dengan 10 kursi yang ada di DPRD DKI dan jumlah suara pemilih nomor tiga terbanyak dalam Pileg 2014, PPP tidak mau kalau hanya diminta jadi pengusung pasangan calon yang sebelumnya tidak dimusyawarahkan, kata Sekjen PPP Arsul Sani dalam perbincangan, Sabtu (10/9/2016) malam.

“Dalam hal pasangan calon Sandi-Mardani, PPP tidak dikomunikasikan,” sambungnya. 

Pasangan Sandiaga-Mardani dideklarasikan oleh PKS pada Kamis (8/9) malam. PKS menyebut Ketum Gerindra Prabowo Subianto sudah setuju dengan pasangan tersebut. 

PKS dan Gerindra sendiri sudah mendeklarasikan diri sebagai Koalisi Kekeluargaan dengan PDIP, PPP, PKB, Partai Demokrat dan PAN. Deklarasi sepihak ini pun mengagetkan anggota koalisi lainnya. 

“Jika pasangan calon hanya ditentukan oleh 2 partai pengusung saja dan pasangan calonnya adalah internal kedua partai tersebut, maka partai-partai lain yang tidak diajak bicara tentu mempertimbangkan untuk mengusung altefnatif pasangan calon lainnya,” ungkap Arsul. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, keputusan tersebut diambil salah satunya karena PDIP hingga kini belum menentukan sikap yang jelas terkait Pilgub DKI. Menurutnya, PKS harus mengambil langkah cepat untuk menentukan mitra koalisinya. PKS tak bisa menunggu sikap PDIP, yang bersama PKS ikut mendeklarasikan Koalisi Kekeluragaan.

“Sampai detik akhir, sampai kemarin, tentu kami juga harus buat keputusan. Karena kalau menunggu PDIP, PDIP belum jelas mendukung atau tidak mendukung Ahok. Sementara kami bukanlah “anak buah PDIP,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (9/9/2016). 
detikcom

Bagikan ke:

pilgub dki ppp sandinya uno

Posting Terkait