Rapat Pleno Penghitungan Suara Sepi, Paslon Firdaus-Ayat Unggul di Pilwako Pekanbaru

765 views

Suasana rapat pleno KPU terkait hasil Pilwako Pekanbaru.

PEKANBARU (LintasRiaunews) – Rapat Pleno rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 terlihat sepi. Dari 200 undangan yang sebarkan yang hadir separuhnya saja.

Pleno yang digelar di Hotel Arya Duta Pekanbaru, Rabu (12/2), itu pun hanya dihadiri satu pasangan calon (paslon) dari lima paslon yang maju dalam Piwako. Paslon itu adalah petahana Firdaus-Ayat Cahyadi.

Dalam rapat Pleno rekapitulasi suara oleh KPU Pekanbaru yang berlangsung kondusif, kentara sekali sepi tamu undangan yang hadir. Dari dua ratusan kursi tamu undangan hanya sedikit yang terisi alias banyak kosong.

Calon Walikota Incumben Firdaus memakai batik coklat bersama psangannya Ayat Cahyadi yang mengenakan peci. Sementara kursi yang disediakan untuk paslon lainnya kosong hingga pleno hingga pembacaan selesai sore hari.

Empat paslon yang tidak Hadir itu adalah pasangan Dr Sahril-Said Zohrin, Herman Nazar-Defi Warman, Ramli Walid-Irvan Herman, dan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah.

“Seluruh pasangan calon kami undang, saksi masing-masing juga, semua sudah kita undang tetapi ada yang tidak hadir,” kata Ketua KPU Pekanbaru, Amiruddin Sijaya di Pekanbaru, di sela-sela acara pleno tersebut.

Toh demikian, Amiruddin menyebut tahapan rekapitulasi perolehan suara oleh masing-masing pasangan calon (Paslon) tetap berjalan. “Pleno ini untuk mencocokkan penghitungan suara versi PPK dan KPU,” jelasnya.

Di sisi lain Komisioner KPU Mai Andri menambahkan ini pleno tetap memenuhi kourum dengan kehadiran sekretariat KPU, saksi, dan Panwas.

“Undangan tidak hadir tidak masalah, yang penting tiga di atas ada. Lagipula kalau kita mengundang orang tidak bisa hadir mau apa,” terangnya.

Terkait empat Paslon lainnya yang tidak hadir, dan hanya dihadiri satu saja yakni petahana Firdaus-Ayat Cahyadi ia menjelaskan tidak mempengaruhi. “Kami sudang undang semua lima Paslon,” tegasnya singkat.
Unggul 33,17 Persen
Dalam pada itu, hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Kota Pekanbaru 2017, KPU menetapkan pasangan calon Drs. H Firdaus MT-H. Ayat Cahyadi S.Si sebagai pemenang pesta demokrasi lima tahunan yang digelar pada 15 Februari lalu.

Calon incumbent yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS dan Gerindra ini unggul dalam perolehan suara dengan meraih 94.784 suara atau 33,17 persen. Sementara terbanyak kedua diraih paslon nomor 5 Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah dengan raihan 62.501 suara (21,87 persen).

Peringkat ketiga adalah paslon nomor 4, Ramli Walid-Irvan Herman dengan perolehan 59.694 suara (20,89). Selanjutnya, paslon independen Herman Nazar, SH, MSi-Defi Warman dengan 46.606 suara (16,31 persen) dan paslon Syahril-Said Zohrin dengan 22.202 suara (7,77 persen).

Dari hasil rekapitulasi suara, paslon Firdaus-Ayat Cahyadi unggul di hampir semua kecamatan Hanya tiga kecamatan yakni Pekanbaru Kota, Senapelan dan Kecamatan Limapuluh suara tertinggi diperoleh pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah.

Rapat pleno ini juga hanya dihadiri saksi 2 dari 5 Paslon. Satu saksi memilih keluar sebelum rapat berakhir. Saksi yang hadir adalah dari pslon nomor urut 1 Syahril-Said Zohrin dan saksi Paslon nomor urut 3 Firdaus-Ayat Cahyadi. Sementara saksi pasangan nomor urut 5 Dastrayani Bibra-Said Usman hanya menyampaikan penolakan hasil rekapitulasi.

“Kami dari saksi pasangan calon nomor urut 5 menyatakan sikap menolak semua hasil rekapitulasi KPU yang diumumkan hari ini, karena kami menganggap tidak sah. Alasannya, dari awal persoalan DPT ganda dan juga keterlibatan ASN ke Paslon tertentu tidak diselesaikan oleh KPU,” kata saksi bernama Adrian.

Setelah itu, Adrian segera mundur ke belakang bersama beberapa tim Paslon nomor 5 seperti Sekretaris DPC PPP Kota Pekanbaru Zulkarnain. Mereka kemudian menghilang dari ruang rapat.

Sementara itu, Polresta Pekanbaru menerjunkan 209 personil guna mengamankan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Piwako 2017 tersebut

“Pleno kita lakukan pengamanan proses kegiatan tersebut 179 personil. Ditambah 60 personil yang bolak-balik mengamankan kotak suara,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto di Pekanbaru, Rabu.

Dia mengatakan pola pengamanannya dibagi menjadi tiga yakni Ring 1 di dalam, Ring 2 di luar, dan Ring 3 paling luar. Sedangkan 60 personil amankan kotak suara mulai perjalanannya dari Kantor KPU Pekanbaru maupun ketika pemindahan-pemindahan kotak suara saat pleno.

Untuk akses masuk ke ruang acara, pihaknya menyiapkan “metal detector” dan memberikan akses masuk pada undangan maupun yang punya tanda nama yang ditentukan KPU Pekanbaru.[] red007, ant, grc

Bagikan ke:

Posting Terkait