Wapres AS akan ke Jakarta, Ramson dari Fraksi Gerindra Minta Pemerintah Elegan

895 views

Aktivitas pertambangan PT Freeport di Papua,

JAKARTA (LintasRiauNews) – Minggu ini direncanakan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta dengan agenda utama bertemu Presiden Jokowi. Dikabarkan kedatangan Wapres AS untuk membicarakan kontrak smelter dan divestasi saham PT Freeport Indonesia.

Dalam pada itu, Anggota Komisi VII DPR RI Ramson S mendesak agar segera dilakukan pembicaraan soal smelter dan divestasi saham PT Freeport Indonesia secara elegan.

Ramson S

“UU Minerba sudah bagus tapi giliran diimplementasikan muncul masalah baru,” kata anggota parlemen dari Fraksi Gerindra itu dalam acara legislasi di DPR RI Selasa di Jakarta (14/3/2017).

Ramson tak mempersoalkan dituduh cenderung pro asing. Sebab, menurut dia, yang menentang Freeport juga pro asing. Hanya ia mau menyebutkan siapa pihak asing yang dimaksud.

“Solusinya agar segera diterbitkan Perppu untuk mengatasi pelanggaran di UU Minerba. Karena UU Minerba belum bisa dijalankan,” ungkapnya.

Lagipula, lanjut Ramson, PT Freeport masih terikat Kontrak Karya yang membolehkan ekspor bahan mentah emas asal Papua.

Pemerintah awal tahun ini telah menerbitkan PP Nomor 1 Tahun 2017 yang mengatur bahwa perusahaan tambang diharuskan mengurus Izin Usaha Pertambangan Kusus (IUPK) yang baru. Pemerintah membolehkan perusahaan ekspor bahan mentah emas asalkan dengan sarat membayar pajak ekspor.

Sebaliknya, UU Minerba mengatur perusahaan pertambangan agar membangun pemurnian emas smelter dan harus menjual sahamnya (divestasi).

Opsi divestasi ini kemudian yang menimbulkan spekulasi para pejabat ikut bermain jadi broker dalam penjualan saham Freeport yang diduga melibatkan asing.

UU Minerba yang disahkan pada tahun 2009, memberi waktu lima tahun bagi perusahaan tambang agar membuat smelter pemurnian emas.

“Dari awal pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan UU Minerba, dan UU tidak bisa jalan karena PP yang dibuat melanggar UU Minerba,” kata Ramson yang mengaku marhaenis sekaligus murid Bung Karno dan penganut paham Trisakti.

PT Freeport Indonesia telah mengeruk kekayaan alam sejak tahun 1967 dengan nilai puluhan ribu trilyun. Sementara jatah pemerintah cuma hanya kebagian royalti 5 %.

Dengan membangun pemurnian emas di dalam negeri akan bisa dibangun industri nilai tambah dan industri lainnya.

Sejak nilai saham PT Freeport turun. Santer dikabarkan saham milik salah satu staf Presiden AS Donald Trumph ikut naik dari 7% menjadi 20%, setelah membeli saham saat harga saham jatuh.[] Erwin

Bagikan ke:

Posting Terkait