Kebun Rusak Akibat PT IJA, Masyarakat Sungai Bela Terus Tuntut Kejelasan Ganti Rugi

808 views

TEMBILAHAN – Hampir satu tahun semenjak munculnya gejolak sengketa perkebunan antara masyarakat Desa Sungai Bela dengan PT Indogren Jaya Abadi (PT IJA), belum ada kejelasan penyelesaian hingga hari ini.

"Untuk kesekian kalinya kami menuntut PT IJA agar segera menepati janjinya untuk membayar ganti rugi perkebunan masyarakat yang rusak akibat aktivitas perusahaan, " ujar T Suhandri, perwakilan masyarakat Sungai Bela, Selasa (16/2).

Jelas T Suhandri, sudah hampir satu tahun persoalan tersebut muncul ke permukaan, dan juga sudah beberapa kali dilaksanakan pertemuan dengan difasilitasi pemerintahan daerah dan DPRD Inhil, namun tidak ada tindak lanjutnya.

"Pihak perusahaan juga sudah beberapa kali berjanji untuk segera mengganti kerusakan kebun masyarakat yang mencapai 5000 batang, namun hingga hari ini tidak pernah direalisasikan, " tukasnya.

Untuk itu kata T Suhandri, pihaknya akan terus melakukan perjuangan hingga masyarakat mendapatkan haknya, termasuk mendesak pemerintah daerah untuk membantu masyarakatnya.

"Kita akan minta terus pihak pemerintah daerah untuk menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat, khususnya dalam kasus dengan PT IJA ini, " papar T Suhandri. (Zul).

Bagikan ke:

Posting Terkait