Antisipasi Kecurangan PPDB SMA/SMK Negeri Disdik Riau Gandeng Siber Pungli

272 views

 

PEKANBARU,LintasRiauNews.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Riau gandeng satuan tugas (Satgas) sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polda Riau  Upaya tersebut, dalam mengantisipasi terjadinya kecurangan pada proses PPDB tahun ajaran 2024/2025.

Dengan adanya tim Saber Pungli maka proses PPDB SMA/SMK Negeri Riau dapat berjalan aman dan transparan.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau Roni Rakhmat pada sejumlah awak media usai kegiatan sosialisasi pencegahan pungli saat pendaftaran pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara daring. jenjang SMA/SMK Negeri di Aula Disdik Riau. Selasa (25/6/2024)

Lebih lanjut dijelaskanya sosialisasi pencegahan pungli ini terkhusus pada PPDB dan juga perjalanan belajar mengajar disekolah usai pasca PPDB,dan ini juga sangat perlu diketahui oleh para kepala sekolah,dan saat ini baru  Kota Pekanbaru yang dilaksanakan sosialisasi pungli di lingkungan Dinas Pendidikan Riau.

Karena itu, Roni Rakhmat mengingat kepala sekolah SMA/SMK di Pekanbaru untuk mengikuti aturan pelaksanaan PPDB SMA/SMK Negeri Riau.

“Jadi silahkan ikuti aturan, karena kita juga sudah meneken pakta integritas. Karena itu langkah awal kita menuju PPBD yang bersih dan tanpa pungutan. Kita juga sebelumnya sudah mengirim surat edaran ke satuan pendidikan bahwa tidak ada pungutan dalam bentuk apapun, dan kepala  sekolah juga menyatakan siap.

Roni tegas kan   bagi satuan pendidikan yang ketahuan melakukan pungutan liar,baik saat saat pendaftaran pelaksanaan PPDB maupun menghimpun sumbangan yang diwajibkan seperti pembelian baju seragam sekolah, maka siap-siap kena sanksi administratif maupun hukum.

“Pasti ada sanksinya kalau ketahuan. Nanti Ombudsman juga ikut mengawasi di sekolah, begitu juga kepolisian akan melakukan monitor terus. Kami juga di kantor membuka layanan pengaduan, jadi masyarakat juga bisa mengawasi dan silahkan lapor jika ditemukan adanya tindakan pungutan liar PPBD SMA/SMK Negeri Riau ” pungkasnya

Selain itu Roni memaparkan jumlah SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2024/2025,berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, daya tampung SMA negeri di Riau sebanyak 60.515 siswa. Sedangkan daya tampung SMK negeri sebanyak orang 32.450 siswa. Sehingga total daya tampung sebanyak 92.965 siswa.

“Persentase daya tampung sekolah SMA/SMK Negeri di Riau lebih kurang 76,53 persen. Sementara perkiraan tamatan SMP sederajat mencapai 121.475 siswa. Tentu kondisi ini tidak akan mampu menampung keseluruhan kelulusan SMP sederajat,” ungkap Roni

Lebih lanjut dijelaskan Roni, daya tampung 92.965 siswa tersebut dengan kemampuan rombongan belajar (Rombel) sebanyak 2.582 kelas, dengan rincian SMA 1.681 ruang kelas dan SMK 901 ruang kelas.

Untuk menyikapi kekurang daya tampung tersebut, Pemprov Riau melalui Disdik Diau tahun ini kembali menyiapkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi SMA/SMK Swasta di Riau. Dana BOSDA Afirmasi tersebut diberikan agar para siswa tidak mampu tetap bisa bersekolah meskipun tidak di sekolah negeri.

Jadi yang tidak tertampung di sekolah negeri, tetap bisa sekolah di swasta. Karena sekolah swasta juga dapat bantuan dana BOSDA dari Pemprov Riau.

Untuk menjalankan program tersebut, saat ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah swasta yang ada di Riau. Namun, tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika hendak sekolah di SMA/SMK swasta dan mendapatkan bantuan dana BOSDA tersebut,”terang Roni **(ian)

 

Posting Terkait