Momen Haru Upacara Bendera Terakhir Bagi Siswa Kelas XII SMA Negeri 7 Pekanbaru

99 views

 

 

PEKANBARU ,LintasRiauNews.com – Upacara bendera merupakan aktivitas rutin yang dilaksanakan di lingkungan SMA Negeri 7 Pekanbaru,namaun bagi siswa kelas XII ini menjadi momen yang penuh haru. Pada hari Senin (21/4/2025), mereka melaksanakan upacara bendera untuk terakhir kalinya  sebagai siswa di SMA Negeri 7 setelah menyelesaikan ujian akhir Sekolah menjelang menunggu kelulusan.

“Upacara ini menjadi simbol perpisahan mereka dengan masa putih abu-abu yang penuh kenangan”

Sekarang tibalah saatnya mereka meninggalkan SMA Negeri 7 Pekanbaru ini. Mereka akan melangkah lebih tinggi untuk menjalani apa yang mereka cita-citakan.

Suasana haru semakin terasa ketika upacara diakhiri dengan nyanyian lagu “Hymne Guru” yang dinyanyikan bersama-sama oleh seluruh peserta upacara.

Banyak siswa yang tak kuasa menahan air mata, mengenang perjalanan panjang mereka selama tiga tahun di SMA Negeri 7 Pekanbaru.

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala SMA Negeri 7 Pekanbaru,Amri,M,Pd dengan petugas pelaksana Upacara adalah Pengurus OSIS

Upacara yang dilaksanakan dihalaman SMA Negeri 7 Pekanbaru dihari majelis guru dan perwakilan wali murid kelas XII

Dalam sambutanya Kepala SMA Negeri 7 Pekanbaru,Amri,M,Pd menyampaikan pesan yang penuh harap agar para siswa yang akan melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dapat terus berprestasi gemilang di jenjang pendidikan selanjutnya serta berkontribusi positif dalam memajukan bangsa dan negara.

Dari 274 siswa yang selesai pendidikan, 30 orang diantaranya sudah diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP dan SPAN-PTKN diantaranya URI,UIN Suska,UNP,ISI Yogyakarta,USU,dan  UI

Anak – anak yang telah diterima di perguruan tinggi ini,usai keluar kelulusan sekolah nanti sudah bisa langsung kuliah sesuai dengan kampusnya masing – masing,”ungkap Amri

Amri berpesan kepada siswa kelas XII langkahkan kaki kalian sesuai arah dan cita – citanya,usahamu tanpa perjuangan  tidak akan membuahkan hasil, Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Berikanlah contoh teladan ananda ini,akan menjadi contoh kepada adik – adik anada di kelas X dan Kelas XII.selain itu kepada anak – anak di kelas X dan Kelas XII berjuanganlah menata langkah menuju cita – cita,yang serius dalam berusahan akan mendapatkan hasil yang baik,bagi yang main – main akan mendapatkan hasil seperti permainan.”ujarnya

Kepada ananda di kelas XII ini,Amri bepesan berikan contoh teladan kepada adik – adik kelas anada ,kemudian kepada anak – anak kelas X dan kelas XI mari berusaha dan berjuang mencapai cita – cita masa depan,karena hasil usaha  tidak akan mengkhianati perjuangan anak – anak.,”tutur Amri.

Sementara itu salah satu perwakilan orangtua siswa kelas XII Suparmi menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru dan kepala sekolah yang telah bekerja keras Selma tiga tahun membimbing,mengarahkan sehingga anak – anak kami bisa mendapat pendidikan yang baik,sehingga anak – anak kami berhasil meraih prestasi bisa diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP dan SPAN-PTKN.

Sementara Suparmi sendiri orangtua dari Rehan Fadhil Muzaki yang sudah diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Univeritas Indonesia (UI) Jurusan Fisioterapi

Suparmi merasa senang anaknya Rehan satu – satu  siswa SMAN 7 Pekanbaru yang diterima di FK UI Jurusan Fisioterapi,semoga keberhasilan Rehan ini menjadi motivasi bagi adik – adik kelasnya untuk lebih semangat mengejar cita-citanya,”ucapnya

Dalam kesempatn ini,saya memwakil orang tua siswa kelas XII menyampaikan permitaan maaf bila selama tiga tahun anak – anak kami didik di sekolah ini mempunyai kesalah kepada bapak dan ibu guru disini.

Selain itu kami sebagai orang tua siswa,meskipun nanti anak – anak kami tidak lagi bersekolah di sini namun,kami akan tetap mendukung progam yang dibuat sekolah untuk anak – anak kami.

Keberhasilan anak – anak kami bisa mencapai cita – citanya masuk keperguruan tinggi ternama di Indonesia,ini tidak terlepas salah satunya untuk belajar disiplin ,artinya anak – anak harus mengikuti proses belajar mengajar dan mengikuti aturan yang ada di sekolah,”ungkap Suparmi **(ian)

 

 

 

 

 

Posting Terkait