Di Belakang Kantor Sat Polair Mafia BBM Semakin Brutal, Agung Ketua LPPD Desak Penindakan Tegas Aparat Hukum

132 views

 

 

 

DUMAI ,LintasRiauNews.com —  Aktivitas ilegal mafia minyak BBM di Kota Dumai semakin meresahkan. Dugaan keterlibatan dua nama yang kerap disebut, Abdul dan Yono, hingga kini belum ditindak tegas, meskipun praktik mereka telah berulang kali disorot publik. Sabtu (14/06/2025)

Hari ini, Tim Patroli dari Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) kembali menemukan aktivitas mencurigakan di gudang TPI Lama Patimura, tepatnya di belakang markas Sat Pol Air Polres Dumai. Gudang tersebut diduga menjadi tempat berlangsungnya aktivitas penimbunan dan distribusi ilegal bahan bakar minyak.

Ketua Umum LPPD, Agung Gumilang S.A.P, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak berwenang yang dinilai tidak serius menangani kasus ini. “Beberapa hari lalu sudah kami sebarkan pemberitaan terkait aktivitas ilegal ini, bahkan kepada pihak kepolisian. Tapi hari ini, praktik itu masih terus berlangsung,” tegas Agung.

Ia menilai adanya indikasi kerja sama antara pelaku mafia dengan oknum tertentu di institusi terkait. “Ini bukan hal mudah untuk dibendung, dan saya rasa ada dugaan kuat kongkalikong di balik semua ini. Ini sangat brutal dan merugikan negara serta masyarakat, terutama karena praktik markup yang dilakukan,” lanjutnya.

Agung juga menegaskan bahwa dirinya siap mengambil langkah hukum, termasuk melayangkan laporan resmi dan surat aksi, demi menghentikan aktivitas mafia BBM di Dumai. “Saya tidak takut terhadap ancaman apa pun. Kami akan terus memperjuangkan ini. Kepolisian harus tegas dan tidak tutup mata. Jika pemuda, masyarakat, dan aparat bersatu, praktik seperti ini bisa dihentikan di Dumai,” pungkasnya.

LPPD menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam. Praktik mafia BBM bukan hanya persoalan hukum, tapi juga menyangkut keadila sosial dan kerugian besar terhadap negara.**(yet)

Posting Terkait