PEKANBARU,LintasRiauNews.com – Dalam aksi unjuk rasa Serikat Aktivitas Mahasiswa (SERAM) Riau di depan pintu masuk Dinas Pendidikan Riau,Senin (23/6/2025) nyaris benrok.
Unjuk rasa yang semula damai kemudian menjadi memanas sejak masa SERAM membakar ban dan api mulai kian membara,namun tiba – tiba salah satu pengujuk rasa mencoba menggeser api ban dengan menendangnya ke arah pagar kantor hingga menyentuh kaki aparat keamanan kantor.
Lalu Aparat membalas dengan menendang Kembali.melihat hal ini Mahasiswa tak terima hingga terjadi aksi saling dorong yang membuat keduanya nyaris baku hantam.Dengan sigap aparat kepolisian melerai kedua pihak bertikai dan membuang ban tersebut ke dalam parit
Dalam orasinya, SERAM menyampikan beberapa poin tuntutan kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau,Erisman Yahya
Dalam penyampaiannya, Koordinator lapangan aksi Mhd Sopian membacakan 3 (tiga) tuntutan diantaranya,
- Mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Untuk mencopot Kacab AT sebagai Kepala Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Riau. karena diduga kuat melakukan Pungutan liar terhadap 13 Kepala Sekolah di Wilayah kerjanya
- Meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk segara mencopot Oknum Kepela Sekolah SMAN 2 Tapung Inisal KN karena diduga ikut serta terlibat melakukan Pungutan liar yang dilakukan Kacab AT, Sebab KN sebagai tempat pengumpulan hasil dugaan pungli terhadap Kepala Sekolah SMA di Wilayah III.
- Mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, untuk merekomendasikan Pemeriksaan kepada Inspektorat Provinsi Riau untuk memeriksa terkait dugaan pungli oleh Kacab Wilayah III AT dan Kepsek SMAN 2 Tapung Inisial KN.
Sementara itu Ketua Umum Aktifis Seram Gusti Pardamaian kepada awak media menyebut modus Kacab Disdik Riau Wilayah III melakukan pungli sebagai dalih penyelesaian masalah.”Jumlahnya berkisar 2 hingga 3 juta rupiah setiap kepala sekolah, dan sudah berlangsung sejak 2024 lalu.
Kasus dugaan pungli ini sempat viral sekitar bulan Maret 2025. Namun, sampai hari ini tak ada tindakan tegas dari disdik Riau.
Kami berharap Disdik Riau dan Inspektorat Riau mengabil tidakan tegas terhadap AT dan KN,”pungkas Gusti
Disdik Akan Menindak Lanjuti
Aksi demo ini berakhir setelah 2 (dua) pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang diwakili Ahmad Syifa dan Ilham Hidayat menemui Mahasiswa dan memberikan penjelasan terkait tuntutan Mahasiswa dan akan kami tindak lanjuti kepemimpinan.”ucap Syifa
Meski tadinya sempat ditolak,karena Mahasisa ingin menyampaikan langsung tuntutan mereka kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau,Erisman Yahya namun setelah mendapatkan penjelasan bahwa Plt Kadisdik tidak berada ditempat,akhir mahasiswa bersedia menyerahkan tuntutanya **(ian)




