Rutan Siak  Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Tim Inspektorat Jenderal Lakukan Evaluasi Lapangan di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura

76 views

 

SIAK,LintasRiauNews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura menerima kunjungan dari Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka evaluasi lapangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 16 September 2025 ini merupakan bagian krusial dari proses penilaian untuk memastikan Rutan Siak telah memenuhi seluruh komponen yang dipersyaratkan. Selasa (16/09/2025)

Rombongan tim penilai disambut langsung oleh Kepala Rutan Siak beserta jajaran pejabat structural dan Staff Rutan Siak. Tim Itjen melakukan peninjauan langsung ke berbagai titik layanan yang menjadi garda terdepan Rutan Siak. Salah satu fokus utama adalah area layanan kunjungan dan informasi. Tim penilai mengamati secara saksama alur pendaftaran pengunjung, ketersediaan informasi, serta keramahan petugas dalam melayani.

Tim evaluator memberikan apresiasi terhadap penegasan “Layanan Kunjungan Tidak Dipungut Biaya” yang terpampang jelas di ruang pendaftaran dan melakukan wawancara langsung terhadap beberapa pengunjung yang ada. Hal ini dinilai sebagai komitmen nyata Rutan Siak dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan membangun budaya anti-korupsi.

Evaluasi tidak hanya berhenti pada aspek prosedural, tetapi juga menyentuh kualitas fasilitas yang disediakan untuk masyarakat. Tim penilai meninjau ruang tunggu kunjungan yang nyaman serta ketersediaan fasilitas khusus seperti ruang laktasi (menyusui). Keberadaan fasilitas ini menunjukkan bahwa Rutan Siak tidak hanya fokus pada reformasi birokrasi, tetapi juga memberikan pelayanan yang humanis dan memperhatikan kelompok rentan. Rutan kelas IIB Siak juga memiliki inovasi pelayanan Faskes bagi keluarga warga binaan yang tidak di pungut biaya sama sekali.

Kepala Rutan Siak menyatakan bahwa evaluasi ini menjadi momentum penting untuk perbaikan. “Masukan dan arahan dari Tim Inspektorat Jenderal sangat berharga bagi kami. Ini menjadi pemicu semangat untuk terus berbenah **(rls/dedy)

Posting Terkait