
foto :Kepala SMA Negeri 5 Tapung, Kamarudin
PEKANBARU, LintasRiauNews. com — SMA Negeri 5 Tapung telah melakukan pertemuan antara Komite sekolah dan orangtua siswa baru pada tanggal 3 Juli 2025. Dalam pertemuan tersebut, disepakati harga dan penjahit seragam siswa baru.
Kepala SMA Negeri 5 Tapung, Kamarudin, didampingi Wakil Kepala Bidang Humas Irpan Suandi,kepada media menjelaskan bahwa harga seragam siswa baru adalah Rp1.500.000 untuk lima stel seragam yang terdiri dari baju pramuka, baju melati, baju olahraga, baju khusus sekolah, dan baju batik.
“Untuk seragam putih abu-abu, kita masih menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi. Namun, beberapa hari belakangan kita sudah mendapatkan petunjuk kalau baju seragam putih abu-abu tidak ada anggaran gratis, hanya untuk anak-anak afirmasi,” ungkap Kamarudin.
Penjahit seragam juga telah disepakati di Rumbio, Kampar, dan akan dicari oleh bendahara komite sekolah. Pembayaran seragam dapat dilakukan dengan mencicil kepada bendahara komite. Rencananya, akan diadakan rapat lagi untuk menentukan pakaian seragam putih abu-abu.
Kamarudin menambahkan bahwa pihak sekolah dilarang mengadakan pakaian seragam, sehingga semua diserahkan ke komite dan orangtua. Semakin cepat pakaian seragam ini selesai, akan semakin baik bagi anak-anak dan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, juga disepakati untuk menggratiskan pakaian seragam untuk anak yatim atau piatu, diluar afirmasi. Jumlahnya ada 10 anak dari 210 siswa baru di sekolah itu.**(ian)




