Spekulasi Terjawab, KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai Tersangka OTT di Riau

53 views

 

Gubernur Riau Abdul terlihat mengenakan rompi tahanan di di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/11/2025).(Dok Kompas .com)

PEKANBARU, LintasRiauNews.com — Spekulasi publik yang sejak awal mencuat soal siapa pejabat tinggi yang ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Riau akhirnya terjawab.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengumumkan bahwa Gubernur Riau H. Abdul Wahid ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang diungkap lewat operasi senyap pekan ini.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (4/11/2025) malam.

“Ekspose baru saja selesai. Sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Budi Prasetyo, dikutip dari inilah.com.

Budi menjelaskan, penetapan tersangka Gubernur Abdul Wahid berkaitan dengan dugaan penerimaan “jatah proyek” dari sejumlah kegiatan di Dinas PUPR Provinsi Riau.

“Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam ‘jatah preman’, sekian persen untuk kepala daerah. Nah, itu modus-modusnya,” ungkapnya seperti dilansir RiauPos.Jawapos.com.

Dalam OTT tersebut, tim KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang dalam berbagai mata uang.

“Tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, US Dollar, dan Pound Sterling. Jika dirupiahkan lebih dari Rp1 miliar,” tambah Budi.

Sebelumnya, kabar OTT di Riau pada Senin (3/11/2025) malam sempat mengguncang publik. Informasi yang beredar menyebutkan ada beberapa pihak yang diamankan, termasuk pejabat di lingkungan Pemprov Riau.

Namun, baru hari ini lembaga antirasuah itu secara resmi mengumumkan status tersangka Gubernur Riau, mengakhiri berbagai spekulasi yang beredar luas di masyarakat.

KPK menegaskan akan menuntaskan perkara ini secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku. Dengan ditetapkannya Gubernur Abdul Wahid sebagai tersangka, Riau kembali menjadi sorotan nasional dalam kasus korupsi kepala daerah.**(ian)

Posting Terkait