
LintasRiauNews.com,PEKANBARU – Sekolah Khusus Olahraga Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet muda dengan mengirim tiga atlet cabang olahraga dayung untuk mengikuti event internasional di Singapura.
Keikutsertaan atlet SKO Riau pada ajang tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas atlet menuju level internasional.
Kepala SMA Negeri SKO Provinsi Riau, Aslim,S,Pd mengatakan pihaknya terus mendorong para atlet agar mampu berkembang melalui kompetisi yang lebih tinggi dan kompetitif.
“Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah olahraga karena atlet-atlet kita sudah mulai dipercaya tampil di event internasional. Tentu ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan disiplin,” ujar Aslim kepada media ini,Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, pembinaan atlet di SKO Riau saat ini berjalan semakin baik. Sebagian besar program pembelajaran dan latihan juga telah diarahkan untuk membentuk mental, disiplin, dan kesiapan bertanding para atlet.
Ia menegaskan, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik semata, tetapi juga kesiapan mental serta kedisiplinan selama menjalani program latihan.
“Kami terus mengingatkan atlet agar menjaga disiplin dan mempersiapkan diri dengan baik. Semua proses latihan dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi mereka,” katanya.
Ajang internasional di Singapura tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi atlet dayung SKO Riau untuk menambah jam terbang sekaligus membawa nama baik Provinsi Riau di tingkat internasional.
Sementara itu, atlet sekaligus pelatih cabang olahraga dayung SKO Provinsi Riau, Rizki, menyebutkan dirinya akan mewakili Indonesia pada kejuaraan dayung internasional yang diikuti sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Australia, Thailand, hingga Taipei.
“Indonesia hanya mengirim empat atlet. Ini pengalaman perdana bagi kami tampil di Singapura,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, sebelum bertolak ke luar negeri, para atlet telah menjalani pemusatan latihan intensif guna mempersiapkan diri menghadapi persaingan antarnegara. Menurutnya, pembinaan olahraga dayung di Singapura cukup maju sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Indonesia.
Meski demikian, Rizki tetap optimistis mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali untuk Indonesia maupun Provinsi Riau.
“Target kami tentu meraih medali. Yang penting bisa memberikan hasil terbaik karena ini kesempatan besar untuk menambah pengalaman internasional,” katanya.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Rizki menilai ajang itu menjadi momentum penting bagi atlet dayung Riau untuk mengukur kemampuan di level internasional sekaligus memperluas pengalaman bertanding.
Sebagai pelatih di SKO Riau, Rizki juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap pengembangan atlet dayung, terutama melalui program latihan penuh waktu atau full time training yang selama ini dijalankan.
“Dukungan pemerintah cukup baik, terutama lewat program latihan penuh. Jadi kami juga harus membalasnya dengan prestasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program pembinaan yang konsisten sebelumnya juga berhasil membawa atlet dayung Riau meraih sejumlah medali emas pada ajang nasional.
Bagi Rizki, tantangan dan kesulitan selama menjadi atlet bukan alasan untuk menyerah. Justru pengalaman tersebut dijadikan motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi di cabang olahraga dayung.**(ian)



