LintasRiauNews. com,PEKANBARU – SMK Negeri 2 Pekanbaru resmi meluncurkan Daikin Center of Excellence pada Kamis (8/8/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri, khususnya di bidang tata udara (air conditioning).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, manajemen PT Daikin Air Conditioning Indonesia, kepala sekolah, guru, siswa, serta sejumlah mitra industri.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, yang diwakili Pengawas Bidang SMK Akmaluddin, menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kerja sama antara SMK Negeri 2 Pekanbaru dan Daikin Indonesia.
Menurutnya, program Center of Excellence merupakan langkah positif yang tidak boleh berhenti hanya pada seremoni peresmian, tetapi harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh penguatan pendidikan vokasi di Riau. Dunia industri harus benar-benar hadir di lingkungan sekolah sehingga siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami standar dan kebutuhan nyata di lapangan kerja,” ujarnya.
Akmaluddin menegaskan bahwa konsep Daikin Center of Excellence sejalan dengan pengembangan teaching factory, yakni menghadirkan proses dan budaya industri ke dalam pembelajaran di sekolah.
Dengan model tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang lebih siap pakai.
Ia juga berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh SMK Negeri 2 Pekanbaru melalui program ini nantinya dapat ditularkan kepada SMK lain di Provinsi Riau.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana pendidikan vokasi mampu ikut mengurangi angka pengangguran. Lulusan SMK harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan memiliki peluang kerja yang lebih besar,” tambahnya.
Sementara itu, Vice President Director PT Daikin Air Conditioning Indonesia, Budi Mulia, menyampaikan bahwa kerja sama dengan SMK Negeri 2 Pekanbaru merupakan bagian dari komitmen Daikin dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.
Ia menjelaskan, melalui Daikin Center of Excellence, siswa akan mendapatkan pembelajaran teori sekaligus praktik yang sesuai dengan standar industri tata udara modern.
“Kami berharap keberadaan pusat unggulan ini dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi siswa, sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja,” kata Budi Mulia.
Menurutnya, Daikin telah menjalin kolaborasi dengan banyak institusi pendidikan di Indonesia sebagai upaya membangun kesinambungan antara pendidikan dan industri.
Selain itu, Daikin juga memiliki jaringan toko dan ratusan service partner di berbagai daerah, termasuk Pekanbaru, yang dapat membuka peluang lebih luas bagi lulusan SMK untuk memperoleh akses ke dunia kerja.
Budi Mulia menambahkan bahwa Daikin yang telah hadir hampir 50 tahun di Indonesia terus mendukung penguatan industri nasional, termasuk melalui pengembangan produksi dalam negeri.
“Kebutuhan industri terhadap tenaga kerja kompeten terus meningkat. Kami berharap lulusan SMK yang mendapatkan pelatihan melalui kerja sama ini dapat menjadi bagian dari kebutuhan sumber daya manusia industri di masa mendatang,” ujarnya.
Peresmian Daikin Center of Excellence ditandai dengan penandatanganan kerja sama, pengguntingan pita, serta peninjauan fasilitas dan peralatan praktik yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.
Dengan hadirnya Daikin Center of Excellence, SMK Negeri 2 Pekanbaru diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi juga berkembang menjadi pusat pengembangan kompetensi, inovasi, dan layanan berbasis industri.
Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, siap kerja, siap berwirausaha, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Indonesia.**(ian)




