HUT RI ke-81, Sarpiati: Perjuangan Kita Bersama, Mencetak Generasi Hebat Untuk Mengisi Kemerdekaan

1 views

LintasRiauNews.com ,TAPUNG HILIR — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi bagi insan pendidikan untuk terus mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, pengabdian dan upaya mencetak generasi penerus bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Tapung Hilir, Sarpiati, S.Pd., M.Pd., yang telah memimpin sekolah tersebut selama dua periode. Menurutnya, kemerdekaan yang diperoleh melalui perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan dengan perjuangan di bidang pendidikan.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan pendidikan, prestasi dan pengabdian untuk negeri. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pendidikan dan mempersiapkan generasi yang akan mengisi kemerdekaan ini dengan karya di berbagai bidang,” ujar Saripiati.

Ia mengatakan, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, berakhlak, mandiri dan mampu memberikan kontribusi bagi bangsa.

Komitmen tersebut terus didorong di SMA Negeri 1 Tapung Hilir. Saat ini sekolah tersebut memiliki 19 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah 668 siswa.

Di bawah kepemimpinannya, SMA Negeri 1 Tapung Hilir juga mencatat sejumlah capaian. Sekolah tersebut berhasil meraih Adiwiyata tingkat Nasional. Sementara pada tahun 2026, sebanyak 29 siswa berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, serta tiga siswa berhasil lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Riau.

Bagi Saripiati, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua dan seluruh warga sekolah.

“Prestasi bukan hasil kerja satu orang. Ini adalah buah dari kebersamaan, kerja keras dan komitmen seluruh warga sekolah. Karena itu, saya mengajak para guru dan siswa untuk terus bergerak, belajar dan memberikan prestasi terbaik,” katanya.

Jarak Bukan Alasan untuk Berhenti Mengabdi

Semangat pengabdian Sarpiati juga tercermin dari kesehariannya. Meski berdomisili di Pekanbaru, ia tetap menjalankan tugas sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 1 Tapung Hilir yang berjarak cukup jauh.

Perjalanan dari sekolah menuju Dinas Pendidikan Provinsi Riau, menurutnya, membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam jika melalui jalan tol, sedangkan melalui jalan biasa dapat mencapai sekitar 3 jam perjalanan.

Namun, jarak tersebut tidak menjadi alasan baginya untuk mengurangi komitmen dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.

“Jarak bukan penghalang untuk mengabdi. Kalau kita bicara tentang pendidikan dan masa depan anak-anak, tentu harus ada pengorbanan. Saya percaya, setiap perjalanan yang kita tempuh untuk pendidikan akan menjadi bagian dari perjuangan mencetak anak bangsa,” ungkapnya.

Menurut Sarpiati, semangat para guru dalam menjalankan tugas dan kegigihan para siswa dalam menuntut ilmu merupakan bagian dari cara generasi saat ini mengisi kemerdekaan.

Ia berharap momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi energi baru bagi seluruh insan pendidikan untuk memperkuat kolaborasi dan terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

“Kalau para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka perjuangan kita sekarang adalah mempertahankan dan mengisinya dengan ilmu, pendidikan, prestasi dan pengabdian. Mari kita cetak generasi yang berkarakter, berilmu dan berprestasi, sehingga mereka kelak mampu mengisi kemerdekaan ini di berbagai bidang dan membawa Indonesia semakin maju,” pungkas Sarpiati.

 

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! Terus belajar, terus berkarya dan terus mengabdi untuk Indonesia.

 

 

Posting Terkait