Uji Petik TKA 2026: SMAN 7 Pekanbaru Siapkan 261 Peserta, Amri Ungkap Kesiapan dan Kendala Teknis

6 views

LintasRiauNews.com,PEKANBARU – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 menjadi perhatian sejumlah sekolah menengah atas di Kota Pekanbaru. Berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan peserta didik dapat mengikuti tahapan TKA dengan baik, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, jaringan internet, bimbingan belajar, hingga koordinasi teknis dengan pihak terkait.

Dalam rangka memperoleh gambaran mengenai kesiapan sekolah, LintasRiauNews.com melaksanakan uji petik terhadap sejumlah SMA dan SMK di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Uji petik ini dilakukan melalui konfirmasi kepada pihak sekolah untuk menghimpun informasi mengenai pelaksanaan, persiapan, serta kendala yang dihadapi dalam tahapan TKA 2026.

Salah satu sekolah yang menjadi bagian dari uji petik tersebut adalah SMA Negeri 7 Pekanbaru. Kepala SMAN 7 Pekanbaru, Amri, M.Pd., memberikan keterangan melalui pesan WhatsApp. Jawaban dan informasi dari kepala sekolah tersebut diterima oleh redaksi LintasRiauNews.com pada Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan keterangan Amri, SMAN 7 Pekanbaru menjadwalkan pelaksanaan TKA pada 26 Oktober hingga 5 November 2026 dengan pembagian dua gelombang. Sebanyak 261 peserta didik tercatat mengikuti tahapan TKA di sekolah tersebut.

Sarana dan Prasarana Dinilai Memadai

Dalam keterangannya, Amri menyampaikan bahwa sarana dan prasarana sekolah serta jaringan internet dinilai memadai untuk mendukung pelaksanaan TKA yang dilakukan secara daring.

Kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer. Selain perangkat yang digunakan peserta, kestabilan jaringan internet dan pasokan listrik juga perlu diperhatikan agar kegiatan dapat berlangsung sesuai jadwal.

Untuk mengantisipasi gangguan listrik, pihak sekolah telah menyurati PLN agar pasokan listrik selama pelaksanaan TKA dapat terjaga dan tidak mengalami gangguan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya sekolah mengurangi risiko kendala teknis yang berpotensi mengganggu konsentrasi peserta maupun kelancaran pelaksanaan ujian.

Gladi TKA Sempat Terkendala Server Pusat

Meski persiapan sarana dinilai memadai, Amri menjelaskan bahwa pihak sekolah sempat menghadapi kendala saat mengikuti tahapan gladi TKA.

Menurut keterangannya, sekolah hanya mengikuti kegiatan gladi yang diselenggarakan sebelum pelaksanaan TKA. Namun, pada gelombang kedua, para siswa tidak dapat mengikuti gladi karena adanya kendala teknis pada server pusat.

Keterangan mengenai kendala tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi kesiapan pelaksanaan TKA. Gangguan pada sistem terpusat dapat berdampak terhadap pelaksanaan kegiatan, meskipun sekolah telah menyiapkan perangkat dan jaringan internet.

Untuk menangani persoalan teknis, pihak sekolah berkoordinasi dengan admin Dinas Pendidikan guna memperoleh informasi dan tindak lanjut terkait kendala yang terjadi.

Meski demikian, informasi mengenai gangguan server tersebut masih berdasarkan keterangan pihak sekolah. Penyebab teknis, durasi gangguan, serta langkah penanganan dari pengelola sistem pusat perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak yang berwenang.

Sosialisasi dan Bimbingan Siswa Dilakukan Lebih dari Sebulan

Selain mempersiapkan fasilitas, SMAN 7 Pekanbaru juga melakukan sosialisasi mengenai TKA kepada peserta didik dan orang tua.

Amri menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan melalui grup WhatsApp, termasuk grup wali kelas yang melibatkan komunikasi dengan komite sekolah. Langkah ini bertujuan agar informasi mengenai pelaksanaan TKA dapat diterima dengan baik oleh siswa maupun orang tua.

Sekolah juga mengadakan bimbingan bagi peserta didik selama lebih dari satu bulan. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Jumat, mulai pukul 13.15 WIB hingga selesai.

Bimbingan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi TKA. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan lebih memahami materi yang diujikan dan dapat mengikuti ujian dengan kesiapan yang lebih baik.

Amri juga menjelaskan kepada siswa mengenai pentingnya hasil TKA dalam mendukung rencana pendidikan lanjutan, khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Sekolah Ingatkan Siswa Tidak Terlambat

Dalam menghadapi pelaksanaan TKA, Amri turut mengingatkan orang tua agar membantu memastikan anak-anak mereka datang ke sekolah tepat waktu.

Menurutnya, keterlambatan dapat memengaruhi waktu yang tersedia bagi peserta untuk mengikuti ujian. Karena itu, siswa diharapkan memperhatikan jadwal dan mempersiapkan segala kebutuhan sebelum berangkat ke sekolah.

Pihak sekolah juga mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan ujian harus dimanfaatkan dengan baik. Peserta diharapkan hadir sesuai ketentuan agar dapat mengikuti seluruh tahapan yang telah dijadwalkan.

Peran orang tua dinilai penting dalam mendukung kesiapan siswa, terutama dalam menjaga kedisiplinan, memastikan kehadiran tepat waktu, serta memberikan dukungan agar anak dapat mengikuti TKA dengan tenang.

SMAN 7 Catat 55 Siswa Lolos SNBP pada Tahun Sebelumnya

Selain menyampaikan persiapan TKA, Amri juga mengungkapkan capaian peserta didik SMAN 7 Pekanbaru pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Menurut keterangannya, pada tahun ajaran 2024/2025, sebanyak 55 siswa SMAN 7 Pekanbaru diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 34 siswa.

Sejumlah perguruan tinggi tujuan yang disebutkan antara lain Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dan Universitas Sumatera Utara, serta perguruan tinggi negeri lainnya.

Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai upaya sekolah dalam mendukung kelanjutan pendidikan peserta didik ke jenjang perguruan tinggi.

Namun, untuk memastikan perbandingan dan persentase keberhasilan secara akurat, jumlah 55 siswa yang diterima perlu dibaca berdasarkan data resmi penerimaan serta jumlah siswa yang mengikuti atau memenuhi kriteria seleksi SNBP pada tahun bersangkutan.

TKA Bukan Penentu Kelulusan Sekolah

Tes Kemampuan Akademik perlu dipahami secara tepat oleh siswa dan orang tua. TKA tidak menjadi penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Kelulusan sekolah tetap mengikuti ketentuan penilaian dan penetapan kelulusan yang berlaku.

Sementara itu, hasil TKA dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk sebagai salah satu informasi pendukung dalam proses seleksi atau pemetaan kemampuan akademik. Karena itu, pelaksanaan TKA perlu didukung oleh kesiapan sekolah, pemahaman siswa, serta informasi yang jelas kepada orang tua.

Dalam konteks tersebut, kesiapan sarana, pendampingan peserta didik, koordinasi teknis, dan evaluasi terhadap kendala selama gladi menjadi hal yang perlu diperhatikan agar pelaksanaan TKA berjalan tertib dan sesuai jadwal.

LintasRiauNews.com Lakukan Uji Petik dan Konfirmasi

Pemberitaan ini merupakan bagian dari uji petik yang dilakukan LintasRiauNews.com terhadap sejumlah SMA dan SMK di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan serta pelaksanaan TKA tahun 2026.

Konfirmasi kepada Kepala SMAN 7 Pekanbaru, Amri, M.Pd., dilakukan melalui pesan WhatsApp. Jawaban dan keterangan dari kepala sekolah diterima oleh redaksi LintasRiauNews.com pada Rabu (28/10/2026).

Informasi yang disampaikan pihak sekolah menjadi salah satu bahan pemberitaan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kesiapan fasilitas, pembimbingan peserta didik, koordinasi teknis, serta kendala yang dilaporkan selama tahapan persiapan TKA.

Uji petik ini tidak dimaksudkan untuk mewakili seluruh sekolah di Pekanbaru maupun Kabupaten Kampar. Informasi yang diperoleh dari setiap sekolah akan disajikan sesuai hasil konfirmasi masing-masing.

LintasRiauNews.com tetap membuka ruang bagi Dinas Pendidikan, pihak sekolah, maupun pihak terkait lainnya untuk menyampaikan informasi tambahan atau klarifikasi demi menjaga akurasi, keberimbangan, dan kelengkapan pemberitaan.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan TKA 2026, termasuk kesiapan sekolah dalam mendukung peserta didik menghadapi tahapan evaluasi akademik tersebut.

 

 

 

Posting Terkait