JAKARTA (LintasRiauNews) Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar yang biasa di panggil Cak Imin yang tengah digadang gadang menjadi calon wakil Presiden oleh Partai Kebangkitan Bangsa. Dari hari ke hari semakin piawai menyiapkan pergerakan politilk dengan dukungan dari parpol lain.
Semakin tajir berbicara revolusi 4.0 juga yang merubah dunia lewat genggaman gawai. Bahkan saat berpidato Ketua Umum PKB ini langsung membaca lewat gawai dengan menggeser geser naskah paperless lewat jari tangannya.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang mempelopori berbicara 4.0 bahkan tak selancar Cak Imin. Sampai hingga Cak Imin tergoda dengan selibritis Dian Sastro generasi milenial yang akrab dengan 4.0.
“Ini bermula dari kesehari harian anak anak saya, yang setiap hari tidak lepas dari sosial media. Ternyata punya akses dengan Dian Sastro”, ungkap Muhaimin dengan tertawa lebar dan sumringah.
Untuk diketahui revolusi 4.0 tidak saja terjadi di kota. Kader kader NU yang ada didesa sudah bisa membuat aplikasi yang menghubungan sosial media dengan seseorang tanpa ikut serta masuk grup yang bersangkutan, jelasnya.
Didunia industri multinasional yang kantor pusatnya di luar negeri, sekarang kalau mau memproduksi untuk wilayah lain. Cukup dengan mengirim desain produk berkat kemajuan melalui revolusi 4.0, imbuhnya.
“Kendalanya kita sekarang tidak semua daerah memiliki akses sebaik dengan di kota, disisi lain biaya akses dengan quota masih sangat mahal yang harus dibayar oleh netizen”.
“Pemerintah dalam menghadapi yang begini begini harus responsip jangan cuma bisa membiarkan masalah yang dihadapi oleh rakyat kita sendiri “, tegas Muhaimin setelah menjadi pembicara kunci dalam diskusi Revolusi 4.0 di Kalimalang Jakarta rabu (23/5/2018). Erwin Kurai.





