Pulau Untut Teluk Meranti Rusak Parah, Dewan Sebut Akibat Ulah PT Arara Abadi

1084 views

Pulau Untu di Teluk Meanti , Pelalawan.

PANGKALANKERINCI (LintasRiauNewes) – Pulau Untut, Desa Labuhan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, mengalami abrasi serius akibat dijadikan pelabuhan sandar ilegal kapal tongkang perusahaan, terutama PT Arara Abadi.

“Fakta yang kita dapati di lapangan kerusakan pulau itu sudah sangat parah. Pulau Untut ini bisa terancam hilang,” ungkap Wakil Ketua DPRD Pelalawan Suprianto SP, Jumt (3/2), seperti dilansir goriau.com.

Dia menyebut abrasi yang terjadi di Pulau Untut sudah luar biasa. Berbagai jenis pepohonan yang ada di pulau ini seperti Bakau, Api-api, Langgadai dan Tumuh, sudah banyak yang rusak dan mati.

Kerusakan parah yang dialami Pulau Untut, lanjut Suprianto, terjadi akibat ulah PT Arara Abadi yang menjadikannya sebagai pelabuhan ilegal untuk aktifitas kapal ponton pengangkut kayu milik perusahaan grup Sinar Mas itu.

Dengan kondisi tersebut, kehadiran perusahaan dirasa tidak memberikan kontribusi bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. “Ini yang terjadi justru kerusakan lingkungan yang berimbas pada perekonomian masyarakat nelayan di sana,” cetus Suprianto

Sehubungan dengan itu, Suprianto menegaskan pihaknya segera akan menggelar pertemuan dengan pihak-pihak terkait. “Jika perlu, persoalan ini akan kita bawa ke Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Kelautan dan Kehutanan. Karena ini jelas-jelas perusakan lingkungan,” tandasnya.

Suprianto mengatakan dalam waktu dekat dewan akan menjadwalkan kembali pemanggilan perusahaan terkait pertangung jawaban perusahaan. “Kita akan meminta PT Arara Abadi dan PT WKS membangunan penambatan kapal tersendiri tanpa merusak alam,” kata Suprianto,.[]red007

Bagikan ke:

Posting Terkait