
PEKANBARU, LintasRiauNews.com – Dalam upaya membumikan Al-Qur’an di Bumi Riau, komunitas Kurnia Wakaf Al- Qur’an (KWQ) Pekanbaru terus menggiatkan penyaluran mushaf Qur’an, khususnya kepada kalangan pelajar. Sepekan terakhir, mushaf yang dihimpun dari para pewakif itu telah dibagikan kepada ratusan siswa/i di empat SMA Negeri di Pekanbaru.
Ratusan pelajar SMA yang menerima wakaf mushaf Qur’an mode tadjwid dan terjemahan berwarna produksi King Salman itu adalah mereka yang aktif di kegiatan tahfidz dan telah memiliki hafalan minimal 2 juz. Rinciannya sebanyak 80 orang di SMAN 8, 10 di SMAN 18, 10 di SMAN 6 dan 35 di SMAN 1, dengan total 137 orang.
Seperti sebelum-sebelumnya, penyerahan wakaf mushaf Qur’an kepada pelajar hafidz/hafidzah di empat SMA Negeri di Kota Bertuah yang diinisiasi oleh komunitas pimpinan A. Z. Fachri Yasin ini dalam rentang waktu sepekan terakhir dilakukan secara langsung dan bergilir di sekolah masing-masing.
Diawali di SMAN 8 pada Jumat 24 Oktober 2025, di SMAN 18 hari Senin 27 Oktober 2025, disusul esoknya SMAN 6 dan kemudian di SMAN 1 pada Jumat 31 Oktober 2025. Penyerahan wakaf mushaf Qur’an di keempat SMA itu dilaksanakan di pagi hari atau sebelum proses belajar mengajar berlangsung.
Penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an kepada 80 siswa/i tahfidz di SMAN 8 dilakukan langsung oleh pimpinan KWQ A. Z. Fachri Yasin dan dihadiri Plt. Kepala Sekolah Sulismayati, SSi, MSi beserta majelis guru. Ratusan pelajar sekolah yang terletak di kawasan Jalan Patimura dan dikenal favorit ini dihadirkan untuk mengikuti kegiatan yang digelar secara sederhana namun khidmat itu.

Wan Roswita serahkan piagam untuk KWQ.
Begitu pula penyerahan wakaf mushaf bagi 10 siswa/i SMAN 18, meski jumlahnya tidak banyak, tetap disambut hangat oleh Dr. Wan Roswita, M.Pd beserta majelis guru. Kegiatan yang digelar di halaman sekolah yang terletak di Jalan Kempas, Bukitraya, itu dihadiri puluhan pelajar dengan antuasias dan semangat.
Penyerahan 10 mushaf Qur’an wakaf di SMAN 6 oleh oleh komunitas KWQ yang diwakili oleh Zilwadi juga mendapat sambutan positif dari Kepsek Drs. Yon Hendri Y, M.Pd beserta majelis guru. Demikian juga halnya, saat penyerahan 35 mushaf Qur’an wakaf di SMAN 1 yang berlokasi di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru.
Kegiatan penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an kepada 35 siswa/i tahfidz di SMA Negeri tertua dan sebagai Cagar Budaya satu-satunya di Riau itu dilakukan langsung oleh pimpinan KWQ A. Z. Fachri Yasin bersama tim. Selain Kepala Sekolah Dra Baini, M.Pd beserta segenap beserta majelis guru dan ratusan siswa/i, juga turut dihadiri Ketua Harian DPP Ikasmansa Pekanbaru H. Jeffri Nazir, SE.
Fachri Yasin menyebut penyaluran wakaf mushaf Al-Qur’an oleh komunitas KWQ yang menyasar kalangan pelajar di SMA secara umum mendapat respons positif dan apresiasi dari pihak sekolah. Bahkan, pihak sekolah membuatkan piagam penghargaan untuk KWQ atas kegiatan tersebut.
Begitu pun para siswa/i terlihat antusias dan semangat, termasuk mereka yang non-tahfidz, mengikuti kegiatan penyerahan dan pembagian wakaf yang digelar secara sederhana di sekolah masing-masing.
“Respons positif dan antusiasme yang ditunjukkan pihak sekolah atas penyaluran wakaf mushaf Qur’an oleh KWQ, menunjukkan bahwa adanya kebutuhan dan kegiatan keagamaan, termasuk tahfidz Qur’an yang perlu dukungan dari komunitas luar atau kalangan masyarakat lainnya,” ungkapnya.
Yang Ketiga Kali
Sementara itu, kegiatan Penyaluran wakaf mushaf oleh komunitas KWQ untuk penghafal Qur’an di SMAN 1 digelar secara sederhana di aula sekolah usai acara tausiyah ‘Peduli Palestina’, Jumat (31/10/2025) pagi. Ratusan siswa/i sekolah yang hadir tampak antusias dan turut suka cita menyaksikan rekan-rekannya yang menjadi yang menjadi hafidz/hafidzah tampil menerima mushaf Qur’an gratis tersebut.

Suasana pembagian mushaf Qur’an oleh KWQ di SMAN 1.
Tidak hanya menyalurkan dan membagikan wakaf Al Qur’an, seperti yang sudah-sudah, pimpinan KWQ A. Z. Fachri Yasin pada kesempatan itu juga memberi pencerahan dan motivasi kepada para siswa sekolah ini. Akademisi senior dan aktivis organisasi di Riau ini lebih banyak berinteraksi dan berdialog langsung dengan para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa itu.
Dengan gaya khas dan suaranya yang lantang, Fachri membangkitkan daya pikir dan semangat para siswa untuk giat belajar. Ia berharap sejak sekarang mereka sudah merancang cita-cita dan kemana melanjutkan pendidikan sebagai bekal masa depan.
“Untuk diketahui, saya ini abang dari kalian semua, karena juga penah menimba di sekolah ini dan merupakan angkatan tahun 1972. Nama saya bersama alumni ’72 lain bisa kalian lihat di prasasti yang ada halaman dalam sekolah ini, sebaga tanda sebagai bagian dari sekolah dan juga kenang-kenangan,” paparnya.
Fachri mengatakan sekolah ini telah melahirkan banyak lulusan hebat-hebat, dan ini tentu sebuah kebanggaan. “Karenanya kalian juga harus giat belajar dan termotivasi, punya cita-cita tinggi dan bisa pula meraih kesuksesan kelak,” tegasnya.
Terkait penyaluran mushaf Qur’an hari itu, Fachri menekankan bukan dari komunitas KWQ, melainkan bersumber dari hasil wakaf yang dihimpun dari sejumlah kalangan. Pihaknya hanya sebagai penggerak dan penghimpun dalam upaya ikut mendorong institusi pendidikan melahirkan generasi muda Riau yang berilmu dan ahlul Qur’an.
“Adapun dari para pewakif, mereka hanya berharap diberikan doa terbaik dari kalian semua dan kiranya diridhai sekaligus menjadi amal jariyah di sisi Allah Swt. Kami dari komunitas juga berharap demikian, sehingga tetap isqomah dalam mengerjakan kebajikan ini,” ujar Fachri.
Khusus penyaluran mushaf Qur’an dari KWQ untuk siswa/i tahfidz di sekolah ini, lanjut dia, merupakan yang ketiga kalinya dan bisa saja berlanjut kedepannya. Karena syaratnya tidak banyak, yang penting punya hafalan minimal 2 juz.
“Untuk itu, sebagai alumni, saya juga berharap kepada yang lainnya untuk aktif mengikuti kegiatan tahfidz dan berupaya punya hafalan minimal 2 juz, sehingga kedepan saya bisa kembali ke sini untuk menyalurkan mushaf Qur’an. Bagi penerima hari ini, semoga mushaf ini dimanfaatkan dengan baik dan main termotivasi untuk meningkatkan hafalannya,” tutup Fachri Yasin.
Pembagian mushaf Qur’an untuk 35 hafidz/hafidzah SMAN 1 diawali oleh Ketua Harian DPP Ikasmansa Jeffri Nazir yang didampingi pimpinan KWQ dan diikuti para majelis guru. Selanjutnya penyerahan piagam penghargaan dari pihak sekolah yang diwakili Thamsir kepada pimpinan KWQ dan diakhiri dengan foto bersama.

Pimpinan KQW saat memberikan motivasi, Jeffri Nazir menyerahkan Al-Qur’an dan penyerahan piagam dari sekolah.

Foto bersama usai pembagian Al- Qur’an.
Pesan 25 Mushaf
Dalam pada itu, Ketua Harian DPP Ikasmansa Pekanbaru Jeffri Nazir menyampaikan apresasi dan mendukung aktivitas penghimpunan dan penyaluran wakaf mushaf Qur’an oleh komunitas KWQ. Bahkan, ia mengaku tergugah dan langsung memesan 25 mushaf kepada pimpinan KWQ untuk diwakafkan atas nama pribadi, kedua orang tua dan mertua.
“Ini kegiatan positif sekaligus amal kebajikan yang harus kita dukung penuh dalam upaya melahirkan generasi berilmu, berakhlak dan ahlul Qur’an. Justru itu, saya setuju penyaluran wakaf diprioritaskan kepada pelajar tahfidz di sekolah agar bisa dimanfaaat dengan baik,” ungkapnya.
Mengenai aktivitas komunitas KWQ, Jeffri berharap terus berlanjut dengan jangkauan lebih luas. Karena komunitas semacam ini perlu karena bisa membantu kalangan yang ingin berwakaf tapi tidak punya akses.
“Saya salut dengan Pak Fachri yang juga senior saya ini, yang mampu mengisi hari-hari tuanya dengan kegiatan positif tanpa kenal lelah. Katanya sudah lebih 3.000 mushaf Qur’an yang dihimpun dan disalurkan sejak tahun 2022, ini tentu capaian yang luar biasa,” kata pria yang merupakan pengusaha dan owner hotel Mutiara Merdeka ini.
Guna kesinambungan dan efektivitas kegiatan KWQ yang dirintis oleh Fachri Yasin, Jeffri Nazir juga berharap kedepannya untuk ditingkatkan statusnya. Tidak hanya sebatas komunitas, tapi kiranya bisa menjadi sebuah yayasan nantinya.
Sebagai informasi tambahan, komunitas KWQ dalam waktu dekat juga akan kembali menyalurkan kurang lebih 100 mushaf Qur’an untuk pelajar tahfidz di MTsN yang ada di Pekanbaru.* (/rel)




