Hujan Tak Redupkan Semangat, MTQ Pekanbaru ke-57 Hidupkan Kembali Kenangan Emas MTQ Nasional 1994

109 views

 

 

PEKANBARU, LintasRiauNews.com Gemuruh takbir, lantunan ayat suci, dan tepuk tangan ribuan masyarakat mewarnai langit Kota Pekanbaru, Minggu (2/11/2025) malam.

Meski hujan membasahi lapangan, semangat warga untuk menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Pekanbaru tak sedikit pun surut.

Lapangan Bandar Seni Raja Ali Haji (Lapangan MTQ Sudirman) kembali menjadi lautan manusia mengingatkan publik pada peristiwa bersejarah MTQ Nasional XVII tahun 1994, saat Presiden Soeharto membuka kegiatan serupa di tempat yang sama.

Dentuman beduk yang ditabuh bersama oleh Gubernur Riau H. Abdul Wahid, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, dan Wakil Wali Kota H. Markarius Anwar, menandai secara resmi dibukanya MTQ ke-57.

Suara takbir menggema, berpadu dengan gemericik hujan dan sorak haru masyarakat menciptakan malam penuh keberkahan yang sulit dilupakan.

Dengan mengusung tema Dengan MTQ Kota Pekanbaru ke-57, Kita Bangun Generasi Al-Qur’an yang Berbudaya, Maju, dan Sejahtera,”* pembukaan berlangsung khidmat, namun juga penuh semangat.

Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho mengaku terharu melihat antusiasme warga yang tetap bertahan di tengah cuaca yang tak bersahabat.

“Malam ini luar biasa. Saya merasa haru. Hujan tak menyurutkan semangat masyarakat untuk bersama-sama membumikan Al-Qur’an di Kota Bertuah ini,” ujar Agung penuh rasa bangga.

Wali Kota menambahkan, pada pawai taaruf siang harinya, lebih dari 30.000 masyarakat  ikut ambil bagian, termasuk 1.400 kaum ibu dari For Cintaku Pekanbaru yang menjadi peserta terfavorit.

Di tengah suasana hangat malam pembukaan, Agung sempat berbagi kisah ringan saat duduk berdampingan dengan Gubernur Riau Abdul Wahid, yang memuji kinerja panitia pelaksana.

“Tadi Pak Gubernur berbisik, ‘Luar biasa panitianya. Ketua Panitia Pak Masykur Tarmizi ini hebat, mau ikut asesmen ke provinsi, mungkin?’,” kata Agung sambil tersenyum, disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

Sementara itu, Gubernur Riau H. Abdul Wahid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MTQ yang memadukan nilai-nilai agama, budaya, dan ekonomi umat.

“Malam ini saya melihat semangat yang luar biasa. Meski hujan turun, semaraknya tidak pudar. Bahkan kalau menara panggung ini sempat patah, yang penting cinta kita kepada Al-Qur’an tidak akan pernah patah,” ujar Wahid disambut gema takbir masyarakat.

Gubernur juga menilai penyelenggaraan MTQ Pekanbaru kali ini sudah naik kelas dan layak disejajarkan dengan ajang tingkat provinsi.

“Saya lihat MTQ Pekanbaru sudah kelas provinsi. Terima kasih kepada Pemerintah Kota yang terus membudayakan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan masyarakat,” tutupnya.

Rangkaian Kegiatan

MTQ ke-57 digelar selama tujuh hari, mulai 2 hingga 8 November 2025, dengan 516 peserta dari 15 kecamatan.

Cabang lomba meliputi Tilawatil Qur’an, Tahfiz, Tafsir, Fahmil, Syarhil, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, dan Hadis, serta perlombaan **marawis, rebana, nasyid, mewarnai anak TK, festival pangan lokal, dan bazar UMKM yang menampilkan lebih dari 100 stand dari OPD, Kecamatan, Perbankan, dan Pelaku Usaha.

Sebelumnya, pawai taaruf siang hari juga berlangsung meriah, diikuti peserta dari 15 Kecamatan, OPD, dan 1.400 kaum ibu For Cintaku Pekanbaru yang menambah warna dan semangat kebersamaan.

Dengan semangat yang tak luntur oleh hujan, Pekanbaru kembali meneguhkan diri sebagai kota yang hidup dalam napas budaya dan ruh Al-Qur’an mengulang kejayaan masa lalu, dan menyalakan cahaya iman untuk generasi masa depan.**(ian)

Posting Terkait