PEKANBARU, LintasRiauNews.com — Pasangan calon nomor urut 1, Reyhan Divaio Hutapea dan Armiza Rahmaddion, resmi terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) periode 2025–2026.
Pasangan Reyhan–Dion unggul dengan perolehan 2.113 suara, mengalahkan pesaingnya Rizki Ahmad Fauzi – Faturrahman Nobel yang meraih 1.747 suara. Total partisipasi pemilih dalam Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA) UMRI tahun ini mencapai 3.860 mahasiswa aktif.
Reyhan Divaio Hutapea merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sementara pasangannya, Armiza Rahmaddion, berasal dari Fakultas Ilmu Komputer. Keduanya tampil sebagai figur muda yang dikenal aktif di berbagai kegiatan kampus dan organisasi mahasiswa.
Pemira UMRI 2025 dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) dengan konsep satu mahasiswa, satu suara sebagai bentuk penerapan asas demokrasi kampus yang inklusif dan transparan.
Dalam sambutannya usai dinyatakan menang, Reyhan menyampaikan rasa syukur sekaligus ajakan untuk bersatu kembali setelah kontestasi Pemira usai.
“Kedepannya kami akan mewujudkan perubahan di UMRI, khususnya di ranah organisasi kemahasiswaan. Mari kita bersatu untuk UMRI yang unggul. Pemira ini hanyalah kontestasi, bukan ajang perpecahan,” ujar Reyhan, Kamis (6/11/2025).
Reyhan dan Dion juga mengajak seluruh elemen kampus—mahasiswa, lembaga, dan komunitas—untuk bersama mengadvokasi kebutuhan dan aspirasi mahasiswa.
“Hari ini kita bersama untuk memperjuangkan apa saja kebutuhan mahasiswa. Jika dilakukan bersama, semua akan lebih mudah diselesaikan,” tambah Dion.
Adapun visi mereka adalah:
“Mewujudkan kepemimpinan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yang progresif, responsif, dan berwawasan kebangsaan berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menuju organisasi mahasiswa yang berintegritas, kolaboratif, dan berdampak.”
Sementara itu, misi kepemimpinan mereka mencakup lima poin utama: penguatan tata kelola organisasi mahasiswa, gerakan sosial dan lingkungan, pelayanan mahasiswa berbasis digital, dukungan prestasi akademik dan non-akademik, serta peneguhan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam kehidupan kampus.
Dengan terpilihnya pasangan Reyhan–Dion, mahasiswa UMRI berharap kepemimpinan baru ini dapat menghadirkan semangat perubahan dan kolaborasi lintas fakultas demi terwujudnya UMRI yang unggul dan berdaya saing.**(ian)




