Ketua MKKS SMA dan SLB Kampar: Jarak Bukan Halangan Menuntut Ilmu, Ramadhan Momentum Kembali ke Fitrah

42 views

 

KAMPAR,LintasRiauNews. com — Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SLB Kabupaten , , menyampaikan pesan penuh makna dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Ia menegaskan bahwa kondisi geografis wilayah Kampar yang luas dengan jarak antar sekolah yang berjauhan tidak menjadi penghalang bagi para kepala sekolah untuk tetap menjalin silaturahmi, koordinasi, dan semangat kolaborasi demi kemajuan pendidikan.

Menurutnya, tantangan jarak justru menjadi motivasi tersendiri bagi insan pendidikan di daerah untuk terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam membangun mutu pendidikan, baik di tingkat SMA maupun SLB.

“Jarak yang jauh bukan alasan untuk melemahkan semangat kebersamaan. Justru dari kondisi itulah kita belajar arti komitmen dan pengabdian dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Bujang juga menyoroti semangat para siswa di Kabupaten Kampar yang tetap berjuang menempuh pendidikan meski harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari rumah menuju sekolah. Ia menilai semangat tersebut patut diapresiasi karena mencerminkan tekad kuat generasi muda dalam meraih masa depan.

Momentum Ramadhan, lanjutnya, merupakan waktu terbaik untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, sabar, dan berintegritas.

Ia menekankan bahwa hikmah utama puasa Ramadhan adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus membentuk karakter sabar, jujur, dan disiplin, serta menjadi sarana penyucian jiwa (tazkiyatun nafs).

Selain itu, puasa juga mendidik pengendalian diri, menumbuhkan empati sosial terhadap sesama, mempererat silaturahmi, serta memberikan manfaat kesehatan fisik melalui proses detoksifikasi tubuh. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan dengan tujuan pendidikan karakter di sekolah.

“Kami berharap Ramadhan ini menjadi momentum kembali ke fitrah, baik bagi pendidik maupun peserta didik. Semoga semangat belajar anak-anak tidak pernah surut meskipun harus menempuh jarak jauh, dan justru menjadikan mereka pribadi yang tangguh serta berkarakter,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia. Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar pendidikan di Kabupaten Kampar untuk menjadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi diri sekaligus penguatan komitmen dalam mendidik generasi yang unggul dan berakhlak.

Menutup pernyataannya, Bujang mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menjadikan bulan suci sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas.**(ian)

Posting Terkait