Musda VII PKDP Pekanbaru Digelar, 31 Delegasi Bahas Persatuan Dan Masa Depan Organisasi

3 views

LintasRiauNews.com,PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPD PKDP) Kota Pekanbaru menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII di Ballroom Hotel Resty Menara, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).

Musda yang mengusung tema “Saciok bak Ayam, Sadanciang bak Basi dengan tagline “Membangun Ranah dan Rantau dalam Wadah PKDP” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat Pariaman sekaligus menentukan arah organisasi untuk periode kepengurusan berikutnya.

Pembukaan Musda dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Irwan Suryadi, S.E., M.M., yang mewakili Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan dan paguyuban yang berkontribusi dalam menjaga persatuan serta keharmonisan masyarakat.

Ia juga menilai PKDP sebagai salah satu paguyuban dengan jumlah anggota besar di Kota Pekanbaru. Karena itu, PKDP diharapkan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan mendukung pembangunan daerah.

31 Delegasi Mengikuti Musda

Ketua Panitia Musda VII, Drs. H. Muhardi Yance, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 31 delegasi mengikuti musyawarah tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 29 delegasi merupakan delegasi sesuai ketentuan organisasi, sedangkan dua lainnya berasal dari DPD PKDP Kota Pekanbaru dan DPW PKDP Provinsi Riau.

Yance juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda VII didukung melalui sumbangan masyarakat Piaman di Pekanbaru dan tidak mengandalkan sponsor.

Ia berharap Musda kali ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menyatukan kembali seluruh elemen masyarakat Pariaman dalam wadah PKDP.

Menurut Yance, lokasi pelaksanaan Musda memiliki nilai sejarah bagi organisasi. Sekitar enam tahun sebelumnya, tempat yang sama pernah menjadi lokasi islah atau upaya penyatuan dua kubu PKDP yang saat itu mengalami perpecahan.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan modal penting bagi keberlangsungan organisasi.

 Amran Tambi Apresiasi Kepengurusan Lama

Ketua DPW PKDP Provinsi Riau, H. Amran Tambi, dalam sambutannya mengapresiasi sejumlah capaian kepengurusan DPD PKDP Kota Pekanbaru periode 2021–2026.

 Ia menyoroti keberhasilan konsolidasi organisasi, pembentukan kepengurusan di tingkat cabang, pengaktifan kembali kegiatan KKI, serta aktivitas sosial yang dinilai mampu memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Piaman di Pekanbaru.

Menurut Tambi, kesinambungan kepemimpinan penting untuk menjaga capaian organisasi dan melanjutkan program yang telah berjalan baik.

Namun, ia juga mengingatkan adanya pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian kepengurusan berikutnya, khususnya penertiban Kartu Tanda Anggota (KTA), pendataan aset organisasi, serta kejelasan dokumen dan legalitas tanah maupun bangunan milik organisasi.

Ia menegaskan bahwa penataan administrasi dan aset diperlukan agar kekayaan organisasi terlindungi dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan PKDP serta generasi penerus.

Tambi  berharap Musda berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan melahirkan kepemimpinan yang solid, anggota yang kompak, serta semangat pengabdian untuk membesarkan organisasi.

 Abu Bakar Sidik Tekankan Wibawa Masyarakat Minang

Sementara itu, Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru, Abu Bakar Sidik, S.H., M.H., menekankan pentingnya membangun strategi bersama untuk meningkatkan martabat dan wibawa masyarakat Minangkabau di perantauan.

Menurutnya, PKDP harus menjadi wadah yang tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga mendorong masyarakat Minangkabau berkontribusi positif dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

ABS berharap Musda VII menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, memperkuat solidaritas, serta merumuskan langkah strategis demi kemajuan organisasi.

Momentum Memperkuat Persatuan

Musda VII DPD PKDP Kota Pekanbaru diharapkan menjadi forum evaluasi kepengurusan sekaligus sarana menentukan arah organisasi untuk periode berikutnya.

Berbagai pesan yang disampaikan dalam pembukaan Musda menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat konsolidasi, menertibkan administrasi, dan meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat.

Dengan semangat “Saciok bak Ayam, Sadanciang bak Basi”, PKDP diharapkan semakin solid dalam menjaga hubungan antara ranah dan rantau serta memperkuat peran masyarakat Pariaman di Kota Pekanbaru.

Keputusan akhir mengenai kepengurusan dan program kerja selanjutnya menjadi bagian dari hasil musyawarah peserta Musda VII.**(ian)

 

 

Posting Terkait