Ketua MKKS Kampar Bujang : Idul Fitri Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Pendidikan Meski Terhalang Jarak

33 views

LintasRiauNews. com,KAMPAR — Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SLB Kabupaten Kampar, Bujang, S.S., M.Pd, menegaskan bahwa momentum Idul Fitri 1447 Hijriah harus dimaknai sebagai titik kebangkitan semangat kebersamaan dan penguatan kualitas pendidikan, meski dihadapkan pada tantangan geografis yang tidak ringan.

Dengan kondisi wilayah Kampar yang luas dan jarak antar sekolah yang berjauhan, ia menilai hal tersebut bukan menjadi penghambat, melainkan ujian komitmen bagi para insan pendidikan.

“Jarak bukan alasan untuk melemahkan koordinasi dan kebersamaan. Justru di situlah komitmen kita diuji,” tegas Bujang.

Ia menyoroti kuatnya semangat para pelajar di Kampar yang tetap konsisten menempuh pendidikan meski harus melewati perjalanan jauh setiap hari. Menurutnya, hal ini menjadi gambaran nyata ketangguhan generasi muda di daerah.

“Anak-anak kita sudah memberi contoh. Tinggal bagaimana kita sebagai pendidik menjaga semangat itu agar terus tumbuh,” ujarnya.

Bujang menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum kembali ke fitrah yang harus diiringi dengan perubahan sikap, peningkatan disiplin, serta penguatan karakter di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan seluruh siswa untuk kembali aktif masuk sekolah pada 30 Maret 2026 setelah menjalani libur Idul Fitri.

“Selama satu bulan kita ditempa dengan kesabaran di bulan Ramadhan. Saat kembali ke sekolah, kita berharap siswa benar-benar menjadi pribadi yang fitrah, bersih dari hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.

Secara khusus, Bujang turut mengingatkan siswa kelas XII agar mulai mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir yang dijadwalkan mulai 6 April 2026. Ia meminta para siswa memanfaatkan masa libur dengan bijak.

“Gunakan waktu libur untuk berkumpul bersama keluarga, menjaga kesehatan, serta menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi ujian,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan untuk menjadikan Idul Fitri sebagai awal baru dalam mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi antar satuan pendidikan.

“Idul Fitri ini harus menjadi energi baru untuk memperkuat kolaborasi, menjaga kebersamaan, dan mendorong lahirnya generasi yang unggul serta berakhlak,” tutupnya.**(ian)

Posting Terkait