LintasRiauNews.com,PEKANBARU – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPD PKDP) Kota Pekanbaru menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII Tahun 2026 di Ballroom Hotel Resty Menara, Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Saciok bak Ayam, Sadanciang bak Basi” dengan tagline “Membangun Ranah dan Rantau dalam Wadah PKDP.” Musda menjadi momentum penting bagi keluarga besar PKDP untuk memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menentukan arah organisasi untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Musda VII DPD PKDP Kota Pekanbaru dijadwalkan dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Iwan Suryadi.
Sejumlah tokoh dan undangan turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru, Abu Bakar Sidik, S.H., M.H.; Ketua DPW PKDP Provinsi Riau, H. A. Tambi; Kombes Pol. Dr. H. Azwar, S.H., M.H., M.Si.; H. Agusman, S.K., S.H., M.H.; H. Ramli Sanur; AKBP (Purn.) H. M. Nazif; AKBP (Purn.) Abdul Rahman; H. Martius Busti, M.M.; serta Ir. Nofrizal, M.M.
Pelaksanaan Musda berlangsung dalam suasana kebersamaan dengan dihadiri pengurus dan anggota PKDP serta para undangan. Agenda kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan yang meliputi tari persembahan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKDP, pembacaan doa, laporan ketua panitia pelaksana, serta sambutan Ketua DPW PKDP Provinsi Riau.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari perwakilan Pemerintah Kota Pekanbaru sekaligus pembukaan resmi Musda VII DPD PKDP Kota Pekanbaru Tahun 2026.
Dalam agenda persidangan, peserta membahas sejumlah hal penting, mulai dari pengesahan peserta dan keabsahan Musda, penetapan jadwal serta tata tertib persidangan, hingga pemilihan dan penetapan pimpinan sidang.
Musda juga dijadwalkan membahas laporan pertanggungjawaban Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru periode 2021–2026, pandangan umum peserta, serta pengambilan keputusan terhadap laporan tersebut.
Forum ini diharapkan menjadi sarana demokrasi organisasi untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan kepemimpinan dan program kerja PKDP Kota Pekanbaru untuk periode berikutnya.
Melalui Musda VII ini, keluarga besar PKDP diharapkan semakin solid dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, memperkuat hubungan antara ranah dan rantau, serta berkontribusi positif bagi pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Pekanbaru.
Semangat “Saciok bak Ayam, Sadanciang bak Basi” menjadi landasan untuk membangun kebersamaan, menyatukan pandangan, dan memperkuat persaudaraan dalam wadah PKDP.
Catatan redaksi: Narasi ini memuat agenda Musda yang direncanakan. Untuk berita setelah acara, informasi mengenai pembukaan resmi, sambutan para tokoh, hasil sidang, dan nama ketua terpilih perlu disesuaikan dengan fakta yang benar-benar terjadi di lapangan.**(ian)



