LintasRiauNews.com,PEKANBARU — Abu Bakar Sidik, S.H., M.H., kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Daerah Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (DPD PKDP) Kota Pekanbaru untuk periode 2026–2031.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD PKDP Kota Pekanbaru yang digelar di Hotel Resty Menara, Sabtu (24/10/2026).
Pemilihan dan penetapan Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru periode 2026–2031 tersebut diputuskan dalam Sidang Pleno IV Musda VII.
Sidang pleno dipimpin oleh Kombes Pol Dr. H. Azwar, S.Sos., S.H., M.H., M.Si. selaku ketua sidang, didampingi Erisman Bustamam sebagai sekretaris dan Ustadz Syafrial Alidin, S.Ag., M.Ag. sebagai anggota.
Dalam forum tersebut, Abu Bakar Sidik yang akrab di sapa ABS kembali memperoleh kepercayaan peserta Musda untuk melanjutkan kepemimpinan PKDP Kota Pekanbaru selama lima tahun ke depan.
ABS mengatakan, keputusan tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari 31 delegasi yang hadir dalam Musda. Menurutnya, dukungan itu tidak terlepas dari kinerja kepengurusan selama periode sebelumnya.
“Sebanyak 31 delegasi memberikan dukungan kepada kami untuk kembali memimpin PKDP lima tahun ke depan, periode 2026–2031. Pertimbangannya, mereka melihat kinerja organisasi selama ini,” ujar ABS dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, selama kepemimpinannya, PKDP Kota Pekanbaru terus melakukan konsolidasi organisasi, termasuk pembentukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) di sejumlah wilayah. Selain itu, organisasi juga melaksanakan kegiatan sosial, seperti kurban setiap tahun, serta menyediakan ambulans untuk membantu warga perantauan yang membutuhkan pelayanan.
PKDP, lanjutnya, juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah dan forum kebangsaan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam pawai budaya.
Menurut ABS, PKDP pernah meraih juara pertama dalam kegiatan Pekan Budaya yang diselenggarakan forum kebangsaan, dengan peserta yang mewakili 92 suku atau kelompok keberagaman.
Fokus Memakmurkan Masjid dan Membenahi Aset Organisasi
Memasuki periode kedua, ABS menyebut terdapat sejumlah program yang akan menjadi perhatian kepengurusan. Salah satu prioritasnya adalah memakmurkan masjid yang telah berdiri di lingkungan organisasi PKDP.
Ia menjelaskan, PKDP memiliki masjid yang dibangun oleh para pendahulu organisasi. Ke depan, pengurus ingin meningkatkan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan fasilitas tersebut.
Selain itu, PKDP akan membenahi aset organisasi yang berada di kampung halaman. ABS menyebut pihaknya memiliki lembaga pendidikan dan tanah dengan luas kurang lebih satu hektare di daerah asal.
Aset tersebut, menurutnya, perlu ditata dan dikelola lebih baik agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi organisasi dan masyarakat perantauan.
Bersinergi dengan Pemerintah dan Tetap Peduli Kampung Halaman
ABS menegaskan bahwa PKDP merupakan organisasi kekerabatan yang menaungi masyarakat Pariaman di perantauan. Karena itu, ia ingin seluruh anggota tetap menjaga kekompakan sekaligus berkontribusi positif di tempat mereka tinggal.
Ia menyampaikan, masyarakat Pariaman yang menetap di Pekanbaru tetap menjadi bagian dari masyarakat Kota Pekanbaru. Oleh sebab itu, PKDP berkomitmen menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, filosofi “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” menjadi pedoman bagi masyarakat perantauan untuk menghormati lingkungan tempat tinggal dan membangun hubungan yang baik dengan pemerintah setempat.
Di sisi lain, perhatian terhadap kampung halaman juga tetap menjadi bagian dari komitmen organisasi. Para perantau akan berupaya menyumbangkan waktu, tenaga, dan kebersamaan untuk membantu kegiatan di daerah asal.
Berharap Perantau Semakin Solid
ABS berharap amanah untuk periode kedua dapat memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat Pariaman di Kota Pekanbaru.
Ia ingin PKDP tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya warga perantauan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial, kegiatan kemasyarakatan, serta pembangunan.
Kepercayaan yang diberikan melalui Musda VII, menurutnya, menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi.
Dengan kepengurusan periode 2026–2031, PKDP Kota Pekanbaru diharapkan semakin solid, mampu menjaga nilai-nilai kekerabatan, dan terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat serta pemerintah daerah.**(ian)



