Bolos Sekolah, 16 Siswa Terjaring Razia Di Warnet

1209 views

DUMAI – 16 siswa tingkatan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kota Dumai terjaring dalam razia yang dilakukan oleh Tim Gabungan terdiri dari Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP), Badan Narkotika Kota (BNK) dan BPTPM Kota Dumai.

Belasan siswa yang terjaring tersebut, karena berada di luar sekolah pada saat Kegiatan Belajar dan Mengajar masih berlangsung. Dimana, ke 16 Siswa itu sedang asyik bermain dengan Dunia Maya di Warnet (Warung Internet).

Setelah terjaring, 16 Siswa tersebut kemudian dibawa ke kantor Satpol PP di Jalan Patimura Kecamatan Dumai Kota dengan menggunakan mobil patroli, guna dilakukan pendataan. Tidak itu saja, tas para pelajar juga turut dilakukan pemeriksaan.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Dumai Nurman menyebutkan, razia yang dilakukan ini menindaklanjuti laporan dari pihak sekolah. Bahwa banyak siswa yang membolos dari sekolah dan bermain di warnet.

“Laporan yang kita terima itu, langsung kita tindaklanjuti bersama dengan BNK dan BPTPM Kota Dumai, dan hasilnya banyak kedapatan para Siswa yang bermain di warnet pada saat jam belajar,” katanya.

16 siswa yang bolos sekolah ini terjaring di dua warnet bebeda yakni, warnet di Jalan Pepaya, Kecamatan Dumai Kota dan Warnet di Jalan Tegalega. Bahkan, saat mereka terjaring razia, sebagian Siswa masih menggunakan seragam sekolahnya.

Nurman menambahkan, kegiatan yang dilakukan ini juga mengacu kepada Perwako nomor 24 tahun 2010 tentang prosedur. Selanjutnya tim gabungan akan memanggil pihak sekolah dan orang tua. Selain itu, para siswa yang terjaring ini akan membuat surat pernyataan tidak melakukan pembolosan jam belajar yang diketahui oleh kedua orang tua.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Afifuddin Syah menambahkan, kegiatan yang dilakukan ini juga untuk mendeteksi dini kepada para Siswa agar tidak menggunakan Lem.

Sebab ditemukan banyaknya bungkusan Lem di salah satu warnet di Kota Dumai. Tidak hanya itu saja, kegiatan razia ini juga menghindari para Siswa untuk tidak menonton film dewasa di warnet.

“Karena ke khawatiran kita para Siswa membawa lem atau VCD Porno, sehingga kita juga memeriksa tas mereka,” imbuhnya, seraya berharap, agar tidak ada lagi siswa yang bolos di saat jam belajar dan mengajar masih berlangsung.***

Bagikan ke:

razia warnet siswa bolos

Posting Terkait