Triwulan II 2016, Inflasi Riau 1,92 Persen

789 views

PEKANBARU – Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau, mencatat inflasi Riau pada triwulan II-2016 tercatat sebesar 1,92 persen (yoy) lebih rendah dibandingkan triwulan I-2016 yang sebesar 4,42 persen (yoy).

“Inflasi triwulan II-2016 tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi rata-rata lima tahun terakhir dan sejalan dengan penurunan inflasi nasional dan Sumatera,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pekanbaru, Provinsi Riau, Ismet Isnono dilansir Antara. 

Menurut dia, penurunan tekanan terhadap inflasi Riau terutama berasal dari komuditas bahan makan, makanan jadi dan kelompok transportasi dan komunikasi.

Namun demikian, katanya,  pada akhir triwulan II-2016 mulai menunjukkan adanya tren peningkatan pada komoditas tersebut hingga memasuki Indul Fitri 1437 Hijriah yang jatuh pada awal Juli 2016.

“Seiring dengan adanya momentum musim lebaran dan akhir tahun  serta terjadinya,  gangguan cuaca  yang mempengaruhi produksi  beberapa bahan  makanan, terdapat resiko inflasi  yang lebih tinggi,”katanya.

Hal ini, katanya lagi, ke depan perlu menjadi perhatian dan upaya antisipasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau.

Sementara itu,  komditas dengan bobot dan intensitas andil tertinggi yang mempengaruhi inflasi Riau adalah beras, tarif listrik daging ayam ras, cabai merah, daging sapi, nasi dengan lauk, bawang merah dan telur ayam ras. (*) 

Bagikan ke:

inflasi riau

Posting Terkait