Terlalu ‘Ramah’, Seorang Guru Muda di Rohil Dipolisikan hingga Masuk Sel

1138 views

PEKANBARU (LintasRiauNews) – Gara-gara sikapnya terlalu ‘ramah’, seorang pria berinsial MW yang berprofesi sebagai guru di salah satu kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) harus berurusan dengan aparat berwajib dan meringkuk di sel tahanan polisi.

Guru berusia muda ini dilaporkan ke polisi oleh seorang remaja laki-laki berumur 13 tahun yang tak terima atas sikapnya yang terlalu ‘ramah’ atau rajin menjamah itu. MW disebut kerap melakukan ‘pekerjaan tangan’ dengan menjamah dan menggerayangi bagian-bagian tubuh tertentu sang remaja dalam beberapa kesempatan.

Bolehjadi, sudah tak tahan dan muak dijadikan pelampiasan nafsu sang guru jomblo yang punya kelainan seks alias homo itu, sang remaja mengabaikan rasa malu dan mengadu ke polisi. MW pun diamankan polisi dengan sangkaan melakukan pencabulan.

Kapolres Rohil melalui Paur Humas Aiptu Yusran Pangeran Chery membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan dari seorang korban dengan terlapor oknum guru berinisial MW (22) itu di Mapolsek Kubu. Kasus dugaan pencabulan itu terjadi 22 Januari 2017 lalu.

Jajaran Polsek juga disebut sudah mengamankan pelak untuk diperiksa. “Sudah diamankan (pelakunya), Senin malam lalu,” ungkap Pangeran, Rabu (21/1/2017), seperti dilansir goriau.com.

Hingga saat ini, lanjut dia, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Penyidik juga sudah meminta keterangan dua orang saksi. “Masih kita proses.” pungkas Pangeran.

Informasi yang dihimpun, remaja laki-laki, sebut saja namanya Udin, itu mulai mendapat perlakuan tak senonoh oleh sang guru MW saat menginap di rumah temannya, beberapa waktu lalu. Kebetulan saat itu MW juga ikut dan mereka pun tidur bertiga di kamar sang teman.

Awalnya tak ada yang janggal. Namun saat semuanya sudah tertidur pulas, MW diam-diam beraksi. Korban tiba-tiba dipeluk dan diciumi olehnya. Ketika itu Udin sadar dengan perbuatan MW, namun ia tidak bisa berbuat apa-apa.

Melihat korban diam dan tak menunjukkan perlawanan, MW pun makin liar ‘menjamah’ korban. Bahkan perbuatan sang guru semakin jauh. Ia tanpa sungkan meraba alat vital korban.

Aksi kurang ajar MW itu memang tergolong nekat. Selain korban bukan lawan jenisnya, juga ada orang lain pula di kamar itu. Setelah puas, MW pun kembali tidur seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Parahnya, perbuatan serupa bukan sekali saja dilakukan pelaku terhadap Udin, melainkan sudah berulang kali. Lama kelamaan, korban pun tak tahan dan akhirnya melaporkan dugaan pencabulan oleh oknum guru ini ke Mapolsek Kubu. Hingga kemudian polisi mengamankan MW dan dijebloskan ke sel tahanan.[] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait