Kalangan Warga Gelar Aksi Penolakan Gerai Indomaret di Jalan Sumatera

2069 views

Aksi demo elemen warga Kelurahan Simpang Eimpat menolak Indomaret.

PEKANBARU (LintasRiauNews) – Puluhan orang yang mewakili beberapa elemen masyarakat di Kelurahan Simpang Empat Kecamatan Pekanbaru Kota menggelar aksi demo penolakan atas berdirinya gerai Indomaret yang berlokasi di pinggir Jalan Sumatera. Toko modern itu diminta hengkang dari daerah tersebut.

Dalam aksi demo yang berlangsung di tengah gerimis hujan. Rabu (12/4) sore itu, para pendemo yang terdiri dari para pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Forum Komunikasi RT- RW. UEK-SP. Karang Taruna BKMT dan PKK serta warga daerah setempat, bergerombol di depan gerai ndomaret tersebut sembari mengusung sebuah spanduk berukuran cukup besar.

Spanduk yang bertuliskan ungkapan protes dan penolakan keberadaan outlet waralaba yang punya jaringan luas itu sempat beberapa saat dipampangkan di pinggir jalan. sebelum kemudian dibentangkan di atas jalan dengan mengiikatkan talinya pada batang pohon yang ada di kiri kanan ruas jalan tersebut. Letaknya persis di depan gerai Indomaret yang berada di samping halaman belakang Gedung Surya Dumai itu.

Aksi demo Indomaret oleh elemen masyarakat setempat itu nihil orasi. Sepertinya mereka merasa aspirasinya sudah cukup disampaikan lewat tulisan kalimat yang tertera di spanduk itu. Intinya. para pendemo menolak berdirinya gerai Indomaret di kawasan itu karena dianggap dapat mematikan usaha skala kecil yang dikelola warga setempat.

‘Jangan Laga Kucing dengan Harimau,’ demikian penggalan kalimat yang cukup unik dan bernada sindiran yang tertera di spanduk aksi tolak Indomaret yang mengtasnamakan pelaku Usaha Mikro Kecl dan Menengah (UMKM) Kelurahan Simpat Empat.

Gerai Indomaret dan spanduk penolakan warga.

Kumpulan warga yang berdemo dengan spanduk itu cukup menarik perhatian warga yang lalu lalang di ruas jalan yang terbilang cukup ramai tersebut. Namun, aksi demo itu tak begitu menganggu arus lalu lintas. Begitu juga aktivitas di gerai Indomaret di kawasan itu tetap berjalan. Aparat kepolisian pun tak tampak turun melakukan pengawalan.

Ketua LPM Kelurahan Simpang Empat Susandri SE menyatakan aksi turun ke jalan serta pemasangan spanduk penolakan atas Indomaret adalah puncak dari kekecewaan kalangan warga setempat yang aspirasinya tidak digubris oleh pihak terkait.

“Kami telah melayangkan surat keberatan atas berdirinya gerai Indomaret di Jalan Sumatera ini ke sejumlah pihak, seperti Pemerintah Kota maupun DPRD. Namun. hingga kini tidak ada satupun jawaban atau tanggapi terkait surat dan keluhan masyarakat ini,” kata Andri kepada LintasRiaunews.

Menurut dia, keberadaan gerai Indomaret yang belum lama ini beroperasi di kawasan itu dinilai dapat mengancam kelangsungan usaha kecil yang tengah dirintis dan dikembangkan warga di daerah setempat.

“Para pelaku UMKM yang cukup banyak di daerah ini merasa was-was dan resah karena dagangannya terancam gulung tikar akibat kalah bersaing dengan raksasa waralaba ini. Apalagi, umumnya mereka minim modal sehingga rawan bangkrut,” terang papar Andri.

Justru itu, lanjut dia, pelaku UMKM di daerah ini minta perhatian dari pihak terkait, utamanya Walikota dan DPRD, agar pendirian gerai Indomaret di kawasan itu ditinjau ulang. “Harapannya. jaringan usaha ritel yang ada sekarang ini secepatnya setop beropeerasi dan hengkang dari kawasan ini,” ujar Andri. [] yan

Bagikan ke:

Posting Terkait