Bulog Tawarkan Komoditi Komersial Ke Masyarakat Dumai

530 views

Dumai (LintasRiauNews.com) Sejak berbubah status Bulog tahun 2003 dari Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) menjadi Perusahaan Umum (Perum), pada tahun 2015 peran dan tugas Bulog ditambah menjadi pengelolaan tiga komoditi,diantaranya padi,kedelai dan jagung.

Kemudian tahun 2016 Perum Bulog mendapat tambahan peran dengan tugas mengelola 12 komoditas pokok. seperti,beras,minyak goring,tepung terigu,daging dan gula.

Perum Bulog Sub Divre Dumai, Rinaldi kepada media LintasRiauNews.com ,saat bertemu di kantornya Jum’at (26/10) menuturkan beberapa komoditas kormesial atau yang disebut dengan “ Disi Center “ seperti gula manis, minyak goreng,daging dan beras dengan rasa pulen yang berasal dari Desa Balam Kabupaten Rohil,”tuturnya

Saat ini komoditas komersial tersebut sudah pasarkan ke masyarakat,bagi masayakat Dumai yang ingin membeli kebutuhan pokok  dengan harga terjangkau dan bermutu baik,silahkan datang ke Kantor Perum Bulog di Jalan sudirman Dumai,” imbuh Rinaldi

Untuk harga komoditas seperti daging beku di jual dengan harga Rp.80.000,-/ kg, daging kerbau tersebut di import dari India, proses pemotongan kerbau dilakukan secara Islam dan tentu sebelum dipotong terlebih dahulu di cek kesehatanya,jadi kita jamin kehalal dan kesehatan daging tersebut,”tegas Rinaldi

Di tambahkan Rinaldi,untuk memenuhi kebutuhan daging di Kota Dumai setiap bulanya Bulog menyediakan stok daging beku sekitar 1 ton dengan limit penjualan selama 6 bulan.bila tidak laku terjual maka daging tersebut akan di olah menjadi makanan alternativ ,seperti bakso dan makanan lainya.

Tujuan Bulog menjual komoditi komersial kepada masyarakat bukan untuk menyaingi harga pasar,namun untuk memberikan harga pilihan kepada masyarakat,” ungkap Rinaldi mengakhiri pembicaraan. (sarmon)

Bagikan ke:

Posting Terkait