Malang Nian Nasib Ibu di Pekanbaru ini, Rumahnya Dibakar Anak Sendiri

1097 views

PEKANBARU (lintasriaunews) – Bagi sebagian orang, Hari Ibu mungkin merupakan hari spesial seorang anak dalam memberikan kebahagiaan tersendiri kepada sang ibu yang telah melahirkan, merawat dan membesarkannya. Namun hal itu ternyata tidak dirasakan oleh Nuraini (60), warga Jalan Pahlawan Kerja, Gg Kalideras, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2016, ibu empat anak ini justru harus merasakan kekecewaan, pilu dan sedih yang sangat mendalam karena ulah anak kandungnya, Wirdianto. Bagaimana tidak, sambil membendung air matanya, tubuhnya yang telah renta hanya bisa mematung melihat kelakuan sang anak yang tega membakar rumahnya sendiri.

Tetangga sekitar yang melihat kejadian itupun tak dapat berbuat banyak untuk membantu menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. Rumah yang telah bertahun-tahun ditempatinya pun seketika rata tinggal puing, apalagi saat api sudah melumat rumahnya, tim pemadam kebakaran juga datang terlambat ke lokasi kejadian. “Dia ini (diduga melakukan pembakaran rumah) anak saya nomor 3. Tadi awalnya dia itu baru bangun tidur, tapi pas saya keluar rumah sebentar saya sempat lihat dia lempar dan menendang sesuatu. Setelah itu rumah langsung terbakar,” kisahnya sambil menahan air mata, seperti dilansir riauterkini.com, Jumat.

Dengan rasa trauma, Nuraini juga tak dapat bercerita panjang lebar. Riauterkini.com sempat berupaya menanyakan penyebab sang anak nekat membakar rumahnya tersebut. Tapi sayang, wanita setengah abad lebih yang dikenal tetangga dekatnya dengan panggilan Nur ini lebih banyak diam sambil memandang ke arah rumahnya yang sudah rata dengan tanah.

Sementara itu, sejumlah saksi mata sekaligus tetangga Nur di lokasi kebakaran mengatakan, Wirdianto alias Wi si anak durhaka yang sudah menghanguskan rumah milik orang tuanya itu memang dikenal sebagai pribadi yang nakal. Jika keinginannya tak dipenuhi, si anak tak segan-segan mengamuk dan bahkan memarahi sang ibu (Nuraini). Perbuatan itu diperparah juga dengan kebiasaannya menghisap lem dan mengkonsumsi obat-obat terlarang.

“Anaknya memang nakal, bandel. Kalau minta uang sama orang tuanya, terus nggak dikasih, pasti langsung marah-marah. Suka hisap lem. Anak itu nggak kerja (penggangguran), kira-kira umurnya sekitar 27 tahun. Pas rumahnya terbakar, dia (Wirdianto) sempat lari ke belakang rumah, tapi langsung diamankan ke rumah pak RT dan diserahkan ke polisi (Polsek Bukit Raya). Tadi dia juga bawa besi sama batu,” kata Srina (40), salah satu tetangga Nuraini.

Atas perbuatan yang dilakukannya, anak tak tahu balas budi itupun langsung digelandang ke Mapolsek Bukit Raya untuk diperiksa. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak membenarkan peristiwa memilukan kebakaran tersebut. Menurutnya, tak ada korban jiwa atas kebakaran yang terjadi.

“Yang jelas si pelaku (Wirdianto) sudah kita amankan untuk diperiksa, karena kuat dugaan, dialah yang sengaja membakar rumah orang tuanya. Korban jiwa nihil, sedangkan kerugian materiil belum bisa kita taksir,” tutupnya.[] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait