Ancaman Sanksi Ditanggapi Santai, Noviwaldy: Tanya Sama Tim Firdaus Itu.. Saya Dibawa Gak?

955 views

Noviwaldy Jusman

PEKANBARU (lintasriaunews) – Politisi Demokrat yang menjabat Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman. menanggapi santai ancaman sanksi yang dilontarkan Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan, kepada dirinya terkait Piwako Pekanbaru 2017.

Dedet, begitu dia akrab disapa, menjawab dengan enteng tudingan bahwa dirinya tak loyal karena tak pernah terlibat dalam kampanye pemenangan Firdaus-Ayat yang diusung Partai Demokrat.

“Tak terlibat dalam kampanye? Kalian tanya sama Tim sukses Firdaus Ayat itu.. saya dibawa (dilibatkan,red) nggak? Sementara mereka kampanye terus kok di atas semenisasi yang senantiasa saya berikan pada warga Pekanbaru.. kurang apa saya??,” ucap Dedet, seperti dikutip dari cakaplah.com, Rabu (18/1).

Politisi Demokrat itu justru balik mempertanyakan sikap tim pemenangan Firdaus-Ayat yang terkesan tak membutuhkan tenaganya dalam pemenangan pasangan Petahana tersebut.”Kenapa gak nongol??? Wooong gak diajak kok. Barangkali memang Tim Firdaus Ayat gak butuh saya,” cetusnya lagi.

Menurut dia, sebagai kader yang merasa ikut mendirikan Demokrat di Riau, Ia sudah berbuat dalam mendukung pasangan Firdaus-Ayat. “Harusnya Tim Firdaus Ayat terimakasih dong sama saya. Karena banyak menangguk suara dari basis suara saya di Pekanbaru ini,” ujar dengan berseloroh.

Bahkan, sebagai bentuk loyalitasnya, Dedet mengaku beberapa kali menjalankan perintah Ketua DPD Demokrat Riau, Achmad.

“Kemarin saja sesuai perintah ketua DPD, saya menunggu di Pangeran (hotel). Saya menunggu, mosok saya pindah.. itu namanya patuh pada impinan.. mosok diperintah malah keluyuran kemana-mana. Sampai Magrib saya di Pangeran kok. Wong atasan saya Ketua DPD Achmad bukan Ketua DPC Firdaus,” paparnya.

Dedet juga mengaku tidak mau ambil pusing dengan ancaman sanksi yang bakal diterimanya itu. “Ya, dipanggil Sekjen ya siap saja. Wong saya juga sering mampir ke DPP kok. Ada juga ketemu beliau (Hinca,red), so santai aje,” pungkas Dedet.

Diberitakan sebelumnya, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mewarning Anggota DPRD Riau dari Demokrat, Noviwaldy Jusman yang disebut tidak pernah terlibat dalam kampanye dialogis dan pemenangan pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi di Pilkada Pekanbaru.

Hinca berjanji akan segera memanggil Noviwaldi yang juga kader Partai Demokrat sebelum diberikan sanksi. Hinca Panjaitan hadir ke Pekanbaru untuk menghadiri acara Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) Partai Demokrat. Dalam acara ini juga hadir Plt Ketua DPD Demokrat Provinsi Riau Ahmad, Ketua DPC Firdaus, Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, dan mantan Ketua DPRD Kota Pekanbaru Desmianto.

“Siapa namanya? Masukan dan laporan adanya kader yang tidak solid mendukung pasangan Firdaus-Ayat, saya akan panggil langsung yang bersangkutan. Saya akan tanyakan langsung hal ini ke Noviwaldi-nya,” tegasnya, Selasa (17/1/2017).

“Jika memang ini benar terjadi, berarti yang bersangkutan sudah keluar dari garis partai. Seluruh kader partai Demokrat harus loyal 100 persen. Bagi kader yang tidak loyal, tentu melawan garis partai dan sanksi pasti akan diberikan,” tegas Hinca lagi.[] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait