Edwar Sanger Tunjukan Berbagai Hal Positif Sejak Pimpin Kota Pekanbaru

979 views

Edwar Sanger, sosok pemimpin taat beribadah.

PEKANBARU (lintasriaunews) – Sejak diamanahkan sebagai Pejabat Walikota (Wako) Pekanbaru, Edwar Sanger telah menunjukkan berbagai terobosan dan hal positif dalam kepemimpinannya.

Birokrat yang termasuk senior di Pemprov Riau itu mampu membawa cukup banyak kemajuan dan memberi nuansa tersendiri bagi pemerintahan kota ini.

Tidak hanya dari sisi kinerja dan kebijakan, tetapi juga sikap dan tindakannya yang memberi contoh teladan kepada para penjabat dan pegawai di jajarannya. Termasuk dalam hal menjalankan perintah agama, Edwar juga menampilkan sosok sebagai pemimpin taat beribadah dan bisa jadi panutan.

Salah satu buktinya, saat acara pelantikan pejabat untuk pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD( baru di lingkungan Pemko Pekanbaru, Selasa (3/1/2017) soire, tiba-tiba Edwar angkat suara dan minta prosesi yang sedang berlasung dihentikan dahulu.

Tindakan Edwar yang spontan itu awalnya sempat membuat para pejabat dan undangan yang hadir pada pengukuhan OPD baru tersentak kaget. Namun, sejenak kemudian terlihat kelegaan dan rasa takjub setelah mengetahui tujuan Edwar menghentikan acara tersebut tak lain karena waktu Ashar sudah masuk dan mengajak para hadirin yang muslim untuk bersama-sama menunaikan shalat terlebih dahulu.

Sikap dan tindakan Edwar demikian langsung menuai pujian dan apresiasi dari para pejabat dan hadirin yang hadir. Maklum, selama ini setiap acara pelantikan pejabat biasanya tetap berlangsung walaupun adzan telah berkumandang. Seruan untuk segera mengerjakan shalat itu dilewatkan begitu saja.

“Ini baru Pekanbaru Metropolitan Madani, bukan hanya diucapkan saja tapi juga dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya, seperti dilansir riauterkini.com.

Hal senada diungkapkan M Noer. Sekdako Pekanbaru yang juga turut dilantik hari itu. Dia mengatakan semenjak Edwar jadi pejabat walikota, melaksanakan shalat secara tepat waktu sudah menjadi tradisi di lingkungan Pemko. Jadi hal seperti ini dirinya sudah tidak merasa heran dan kaget lagi.

“Ya dalam rapat pun ketika adzan kami berhenti dan sama-sama untuk melaksanakan shalat terlebih dahulu, ini sudah kebiasaan kita, dan ini seauai dengan visi dan misi Pemko Pekanbaru yang menjadi kota Metropolitan yang Madani,” tutur M Noer.

Tiga Tahap

Sementara itu, jsore umlah pejabat yang dilantik untuk mengisi OPD yang baru Selasa kemarin sebanyak 244 orang, terdiri dari pejabat Eselon II sebanyak 40 orang dari 36 SKPD dan eselon III ada 104 orang.

Para pejabat itu masih didominasi wajah-wajah lama. Bahkan, sebagaimana dilansir riausky.com, pejabat yang telah lama non job seperti Ir Musa kembali mengisi Jabatan Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan.

Masriya selaku Plt Kepala BKD Pekanbaru menyebutkan pelantikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaksanakan tiga tahap. Pelantikan pertama khusus eselon II dan III tengah berlangsung Selasa sore itu

“Dilanjutkan Rabu, 4 Desember 2016 pelantikan lurah, terakhir Kamis, 5 Desember 2016 pelantikan eselon IV,” katanya.

Dilakukan pelantikan sebanyak tiga tahap mengingat kapasitas aula Kantor Wali kota Pekanbaru terbatas. Sementara jika ditotal yang akan dilantik tersebut ada sebanyak 1274 orang. Sehingga over kapasitas.[] red007

 

[] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait