Gubri Minta RTH di Pekanbaru Ditutup Kembali untuk Umum, ini Sebabnya…

864 views

RTH Tunjuk Ajar Pekanbaru.

PEKANBARU (lintasriaunews) – Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Ahmad Yani ditutup kembali untuk umum buat sementara. Pasalnya, lokasi masih perlu lebih dibenahi dan ditertibkan lagi.

Gubri Andi Rachman

Selain banyaknya PKL berjualan di lokasi, Gubri menilai tanaman yang ada juga masih perlu pemeliharaan. Gubri menyarankan penutupan untuk umum tersebut dilakukan hingga empat bulan ke depan.

Permintaan itu disampaikan Gubri saat melakukan peninjauan ke kawasan RTH Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani, Selasa (3/1/2017) malam. Saat kunjungan itu, Gubri terlihat didampingi Asisten I Achmad Syah Harofie, Kadis Pariwisata Fahmizal Usman, Kasatpol PP Riau Zainal Z serta Kadis Perumahan dan Pemukiman Riau Dwi Agus Sumarno.

Sebelumnya, RTH di Jalan A Yani, persis di depan kediaman Walikota Pekanbaru, yang sudah selesai dibangun Pemprov Riau itu sejak beberapa bulan belakangan sudah dibuka untuk umum. Namun, setelah Gubri meninjau langsung, kondisinya tidak seperti yang diharapkan.

Saat meninjau RTH Ahmad Yani, Andi Rachman, sapaan akrab Gubri, tampak sedikit kecewa lantaran banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di depan lokasi RTH. Tulisan RTH Tunjuk Ajar Integritas yang menjadi ikon di taman ini juga tertutup PKL yang berjualan.

Andi juga terlihat risau dengan banyaknya tong sampah yang sudah disediakan di kawasan RTH kurang dimanfaatkan karena terlihat sampah plastik berserakan di taman tidak jauh dari para pedagang tersebut.

Andi spontan meminta Kasatpol PP Zainal Z dan Kadis Perumahan dan Pemukiman Dwi Agus Sumarno yang hadir pada untuk mengerahkan personilnya untuk memberikan pemahaman dan menertibkan para PKL.

“Pak Kasat, ini PKL tolong bisa diberikan pemahaman bagaimana caranya,” kata Andi Rachman. seperti dilansir riauterkini.com.

Selanjutnya, setelah memperhatikan masih banyaknya tanaman yang masih perlu pemeliharaan di lokasi, Gubri pun menyarankan RTH itu ditutup kembali untuk umum hingga empat bulan ke depan. Dengan demikian, diharapkan nantinya tanaman bunga dan pepohonan yang ada bisa tumbuh lebih subur.

“Sebaiknya ditutup saja dulu. Sebab masih butuh pemeliharaan, sambil kita berikan edukasi kepada masyarakat soal keberadaan taman ini,” ujar Andi.

Selain RTH di A Yani, Gubri juga meninjau RTH lainnya, yakni yang berada di Jalan Sudirman. Kawasan RTHI juga sudah rampung dibangun Pemprov RIau melalui Dinas Cipta Karya dan Sumberdaya Air (Ciptada), yang sekarang berganti nama menjadi Dinas Perumahan, KawasancPemukiman dan Pertanahan.

Kawasan RTH yang dibangun di lokasi yang dulunya merupakan Taman Rekreasi Kaca Mayang ini masih dipagari dengan seng. Terlihat beberapa pepohonan yang ditanam sudah mati, meski sebagian besar tanaman lainnya sudah tertata.

Senada dengan Gubri, Kadis Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Dwi Agus Sumarno menyebut bahwa kawasan RTH itu memang perlu lebih dimaksimalkan lagi fungsinya, sehingga keberadaannya bisa bermanfaat banyak bagi publik.

Terkait banyak PKL yang mangkal berjualan di lokasi, Dwi juga berharap bisa ditertibkn sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga yang datang ke RTH tersebut nantinya. [] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait