Terindikasi Korupsi, Jaksa Segel TPA Sampah di Samping Kantor Camat Payung Sekaki

783 views

Dharma Natal

PEKANBARU (LintasRiauNews) – Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang terletak di samping Kantor Camat Payung Sekaki Pekanbaru disegel jaksa karena dalam pembangunannya terindikasi terjadi praktik korupsi. Selain itu, TPA itu juga akhirnya tak terpakai sehingga jadi proyek mubazir.

Pemasangan segel berwarna merah putih bertulis kejaksaan pada bangunan TPA tersebut dibenarkan Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Darma Natal. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dalam penyidikan dugaan korupsi pada proyek pembangunan TPA tersebut.

“Kasusnya ini dalam tahap penyidikan, sejumlah saksi dan alat bukti lain tengah dikumpulkan,” kata Dharma, Selasa (24/1/2017), seperti dilansir faktariau.com.

Dalam kasus ini, beberapa pihak yang diduga mengetahui proses pembangunan TPA tersebut sudah ‎diperiksa. Mereka adalah aparatur dari sejumlah Satker yang berkaitan langsung dengan pengerjaan proyek tersebut.

Informasi dirangkum, Camat Payung Sekaki yang sekarang ini juga sudah pernah dimintai keterangannya, Begitu juga Camat Payung Sekaki sebelumnya karena bangunan itu berada di samping Kantor Camat.

Pekan lalu, penyidik Pidsus Kejari Pekanbaru memeriksa Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Direktorat Pengembangan Penyehatan Pemukiman Kementerian ‎Pekerjaan Umum, teparnya di Dirjen Cipta Karya.

Dia adalah Aznil. Pria ini baru saja bebas dari penjara karena sebelumnya terlibat dugaan korupsi pembangunan Chiller Genset Hall A Sport Center Rumbai. Dalam kasus ini dirinya hanya divonis setahun.

Aznil diperiksa sebagai saksi terkait statusnya dalam pengerjaan TPA yang di sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, di antaranya Payung Sekaki dan Rumbai dan Kecamatan Kuok.

Informasi yang dihimpun, pembangunan TPA tersebut bersumber dari APBN tahun anggaran 2013 bernilai miliaran rupiah. Untuk satu kegiatan disebut menelan biaya Rp 200 juta. Hanya saja setelah pembangunan dilakukan, TPA tersebut tidak termanfaatkan atau jadi mubazir. [] red007

Bagikan ke:

Posting Terkait